INAMICE 2026 Dorong Penguatan Industri MICE Melalui Transformasi Digital
- 17 Jun 2026 14:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) menggelar INAMICE 2026 untuk mendorong penguatan industri MICE melalui transformasi digital.
- Forum mempertemukan akademisi, pemerintah, dan pelaku industri guna memperkuat kolaborasi.
- PNJ menegaskan komitmennya menyiapkan SDM vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan industri.
RRI.CO.ID, Jakarta – Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) mendorong penguatan industri Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE/Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran) Hal itu dilakukan melalui pemanfaatan transformasi digital dan kolaborasi lintas sektor.
Upaya tersebut dibahas dalam penyelenggaraan The 9th Indonesia MICE Conference and Exhibition (INAMICE) 2026 di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Direktur PNJ, Syamsurizal, mengatakan INAMICE 2026 menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan.
“INAMICE 2026 menjadi salah satu ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk bertukar gagasan dan memperluas jejaring. Kita juga membahas peluang pengembangan industri di tengah era transformasi digital saat ini,” ujarnya dalam sambutan pembukaan INAMICE 2026 di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu, 17 Juni 2026.
Sebagai institusi pendidikan, PNJ memiliki tanggung jawab menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif terhadap kebutuhan industri. Menurutnya, perkembangan teknologi dan dinamika ekonomi saat ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi dunia pendidikan.
“Perubahan teknologi dan dinamika ekonomi saat ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi dunia pendidikan. Untuk itu, kita terus memperkuat relevansi pembelajaran dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja,” katanya.
Syamsurizal menilai, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan. Melalui kerja sama tersebut, pendidikan vokasi tidak hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung perkembangan sektor-sektor strategis.
Konferensi secara hibrid ini menghadirkan dua sesi yang membahas transformasi digital dan pengembangan ekonomi cerdas di sektor MICE. Para pembicara berasal dari kalangan akademisi, praktisi industri, asosiasi MICE, perusahaan teknologi, hingga perwakilan pemerintah.
Syamsurizal berharap penyelenggaraan INAMICE 2026 dapat menghasilkan perspektif baru yang mendukung kemajuan industri MICE dan pembangunan ekonomi nasional. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam menghadapi tantangan transformasi digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....