Wamenkop Ingin Koperasi Pesantren Masuk Rantai Pasok Ekonomi Nasional
- 16 Jun 2026 22:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Koperasi mendorong koperasi pesantren tidak hanya menjadi penopang kebutuhan internal
- profesionalisasi tata kelola koperasi pesantren akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan kemandirian ekonomi umat
RRI.CO.ID, Jakarta — Kementerian Koperasi mendorong koperasi pesantren tidak hanya menjadi penopang kebutuhan internal. Tetapi juga terhubung dalam rantai pasok ekonomi nasional.
Dengan jaringan pesantren yang tersebar luas di berbagai daerah, koperasi dinilai memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Mulai dari sektor pangan hingga jasa keuangan.
Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah mengatakan, selama ini kekuatan pesantren lebih banyak berperan di sektor pendidikan dan sosial. Padahal, jaringan tersebut dapat dimanfaatkan untuk membangun ekosistem bisnis yang kuat melalui koperasi yang dikelola secara profesional.
“Jaringan pesantren adalah jaringan yang paling kuat dari dulu hingga sekarang. Jika ini dikelola secara profesional, pesantren bisa menjadi mandiri dan tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah atau donatur,” ujar Farida lewat keterangannya, Selasa, 16 Juni 2026.
Farida menargetkan setiap pondok pesantren memiliki koperasi yang mandiri dan mampu berkolaborasi satu sama lain. Menurutnya, konektivitas antarkoperasi pesantren dapat menciptakan rantai pasok nasional yang lebih kokoh berbasis ekonomi rakyat.
“Kita ingin koperasi-koperasi pesantren ini saling terkoneksi dalam rantai pasok ekonomi nasional, dari sektor pangan sampai jasa keuangan. Kalau ini terbangun, dampaknya akan sangat besar bagi penguatan ekonomi kerakyatan,” katanya.
Ia optimistis, profesionalisasi tata kelola koperasi pesantren akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan kemandirian ekonomi umat. Dan ini sekaligus memperluas kontribusi pesantren terhadap perekonomian nasional.
“Pesantren yang mandiri, tidak bergantung pada pihak lain. Yakni bentuk nyata dari perjuangan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa secara utuh,” ucap Farida.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....