Kementerian PPPA Perkuat Peran Anak lewat Lokakarya Forum Anak Nasional 2026
- 15 Jun 2026 08:14 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) memperkuat partisipasi anak sebagai pelopor dan pelapor pembangunan melalui Lokakarya Forum Anak Nasional 2026
- Deputi Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA Titi Eko Rahayu menilai penguatan kapasitas Forum Anak sebagai langkah strategis.
- Kementerian PPPA berharap Lokakarya Forum Anak Nasional 2026 memperkuat peran Forum Anak di seluruh Indonesia
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) memperkuat partisipasi anak sebagai pelopor dan pelapor pembangunan melalui Lokakarya Forum Anak Nasional 2026. Kegiatan berlangsung 13 Juni hingga 19 Juli 2026 guna meningkatkan kapasitas dan peran anak secara bermakna.
Deputi Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA Titi Eko Rahayu menilai penguatan kapasitas Forum Anak sebagai langkah strategis. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan partisipasi anak berjalan bermakna dan berkontribusi dalam proses pembangunan nasional.
“Anak-anak harus dikuatkan untuk berani berbicara dan berperan aktif di lingkungan sekitarnya. Suara mereka perlu didengar dan dipertimbangkan dalam setiap kebijakan pembangunan,” kata Titi Eko Rahayu dalam keterangan pers di Jakarta, Senin, 15 Juni 2026.
Menurutnya, anak perlu dibekali pengaturan dan keterampilan agar mampu menyampaikan aspirasi sekaligus berkontribusi dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak. Melalui lokakarya tersebut, kata Titi, Kementerian PPPA juga ingin menanamkan nilai karakter, nasionalisme, dan kebhinekaan kepada peserta.
“Forum Anak bukan hanya tempat anak berkumpul, tetapi ruang untuk melahirkan gagasan dan solusi. Melalui kolaborasi yang kuat, kita ingin memastikan anak-anak Indonesia tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga menjadi subjek aktif yang ikut menentukan masa depan mereka,” ujarnya.
Kementerian PPPA berharap Lokakarya Forum Anak Nasional 2026 memperkuat peran Forum Anak di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut juga meningkatkan kualitas pendampingan dan mendorong partisipasi anak menuju Indonesia Emas 2045.
Child Protection Specialist UNICEF Indonesia Astrid Gonzaga Dionisio menekankan pentingnya memastikan suara anak didengar pemerintah. Suara anak perlu menjadi bagian proses pengambilan keputusan yang memengaruhi kehidupan dan masa depan mereka.
“Anak-anak adalah ahli dalam pengalaman hidup mereka sendiri. Karena itu, suara mereka sangat penting untuk membantu kita merancang kebijakan, program, dan layanan yang lebih relevan dan responsif,” kata Astrid.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....