Antusiasme Tinggi, Pengunjung INVIROTECH 2026 Cetak Rekor

  • 13 Jun 2026 22:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • INVIROTECH 2026 mencatat rekor jumlah pengunjung sebanyak 26.661 orang selama penyelenggaraan 11-13 Juni 2026.
  • Tingginya partisipasi pelajar, mahasiswa, Gen Z, dan Gen Alfa menunjukkan meningkatnya kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan.
  • Selama pameran, sebanyak 618 peserta mengikuti coaching clinic dan 5,147 ton sampah berhasil dikelola dengan baik.

RRI.CO.ID, Jakarta - Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup, Rasio Ridho Sani, melaporkan INVIROTECH 2026 mencatat jumlah pengunjung tertinggi selama penyelenggaraan pameran lingkungan hidup. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Juni 2026.

Rasio mengatakan tingginya jumlah pengunjung menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap isu lingkungan. Antusiasme tersebut terutama terlihat dari kehadiran pelajar, mahasiswa, serta generasi muda yang aktif mengikuti berbagai kegiatan.

"Jumlah pengunjung yang hadir berjumlah 26.661 orang. Ini jumlah yang sangat dibutuhkan, jauh lebih banyak dari tahun kemarin," kata Rasio dalam acara Clossing Ceremony INVIROTECH 2026 dalam rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Jakarta, Sabtu, 13 Juni 2026..

Menurut Rasio, tingginya partisipasi generasi muda menjadi modal penting bagi upaya perlindungan lingkungan ke depan. Ia optimistis kepedulian pelajar dan mahasiswa akan mendorong terciptanya kualitas lingkungan yang lebih baik.

Rasio juga mengapresiasi antusiasme Gen Z dan Gen Alfa yang hadir selama pameran berlangsung. Mereka dinilai aktif mencari informasi serta mempelajari berbagai inovasi lingkungan yang ditampilkan.

Selain jumlah pengunjung, INVIROTECH 2026 juga mencatat tingginya pemanfaatan layanan edukasi yang disediakan panitia. Sebanyak 618 orang mengikuti layanan coaching clinic yang diselenggarakan oleh KLH dan BPLH.

Panitia juga memastikan pengelolaan sampah selama kegiatan berjalan dengan baik. Rasio mengatakan upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen penyelenggara dalam menerapkan prinsip pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.

Berdasarkan catatan panitia, jumlah sampah yang berhasil dikelola selama kegiatan mencapai 5 ton 147 kilogram. Capaian tersebut menunjukkan komitmen seluruh pihak.

"Jumlah sampah yang terkelola sebanyak 5 ton 147 kg. Terima kasih teman-teman yang terus terlibat memastikan sampah-sampahnya terkelola dengan baik," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono menegaskan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) siap mendukung pelaksanaan program prioritas Presiden. Dukungan tersebut dilakukan melalui penerapan berbagai inovasi dan pengamanan lingkungan agar pembangunan berjalan berkelanjutan.

Diaz mengatakan berbagai teknologi lingkungan dapat diterapkan selama memenuhi baku mutu dan standar yang berlaku. Menurutnya, inovasi diperlukan untuk mendukung pembangunan tanpa menimbulkan kerusakan lingkungan.

"Jadi artinya teknologi apapun asalkan bukan justru malah merusak lingkungan. Ini kan tujuannya untuk mencari teknologi-teknologi yang sustainable yang bisa mendukung pembangunan," kata Diaz.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....