Perluas Akses Pendidikan, Pemerintah Bangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi

  • 12 Jun 2026 16:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah terus memperkuat pemerataan akses pendidikan berkualitas melalui pengembangan Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).
  • Program ini menjadi salah satu prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di berbagai daerah.
  • Abdul Mu'ti, mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan pembangunan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi pada tahun 2026.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah terus memperkuat pemerataan akses pendidikan berkualitas melalui pengembangan Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT). Program ini menjadi salah satu prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di berbagai daerah.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan pembangunan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi pada tahun 2026. SNT dirancang sebagai sekolah unggul nonasrama yang diharapkan menjadi pusat pendidikan berkualitas di berbagai wilayah Indonesia.

“Yang ini merupakan sekolah unggul yang tidak berasrama. Tahun ini direncanakan bangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi,” kata Abdul Mu’ti dikutip Jumat 12 Juni 2026.

Menurutnya, proses seleksi sekolah yang akan masuk dalam program tersebut telah berjalan. Berbagai usulan dari daerah juga telah diterima dan sedang ditindaklanjuti oleh pemerintah.

Abdul Mu’ti menjelaskan, pelaksanaan program akan dimulai tahun ini dengan memanfaatkan fasilitas yang sudah tersedia. Serta pembangunan sekolah baru di sejumlah daerah yang telah lolos seleksi.

“Sudah ada usulan-usulan sekolah yang masuk dari 36 yang sudah kami seleksi, dan tahun ini kami mulai, insyaallah. Lima sekolah kami buka di balai-balai yang dimiliki oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah," katanya.

"Kemudian ada satu sekolah di IKN. Dan sembilan sekolah yang nanti kita bangun baru di daerah yang sudah diseleksi,” ujarnya menambahkan.

Keberadaan Sekolah Nasional Terintegrasi diharapkan dapat menjadi model pendidikan unggulan yang mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia secara merata, tanpa harus menerapkan sistem asrama. Selain mengembangkan sekolah unggul, pemerintah juga melanjutkan program revitalisasi sekolah sebagai bagian dari agenda peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Pada tahun ini, revitalisasi ditargetkan menjangkau 71.744 satuan pendidikan. Mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan setiap anak Indonesia memperoleh akses terhadap pendidikan yang berkualitas. Sekaligus memperkecil kesenjangan layanan pendidikan antarwilayah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....