Kemendukbangga Perluas Edukasi dan Distribusi MBG bagi Kelompok 3B

  • 12 Jun 2026 09:42 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Program Makan Bergizi Gratis difokuskan pada kelompok 3B dan wilayah 3T sesuai arahan pemerintah
  • Kemendukbangga bertugas melakukan distribusi dan edukasi MBG kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD
  • Fokus MBG pada 1.000 hari pertama kehidupan diharapkan menurunkan prevalensi stunting menuju Indonesia Emas 2045

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Kemendukbangga Isyana Bagoes Oka menegaskan fokus program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini diarahkan kepada kelompok 3B dan wilayah 3T. Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) mendapat tugas distribusi serta edukasi sesuai Perpres tata kelola program tersebut.

Isyana mengatakan pihaknya akan terus menjalankan distribusi dan edukasi kepada kelompok sasaran program 3B. Ia menyebut Kepala BGN juga telah meminta seluruh SPPG mengalokasikan porsi MBG bagi kelompok tersebut.

“Memang di perpres (Peraturan Presiden) tata kelola memang Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga mendapatkan tugas untuk melakukan distribusi dan edukasi. Sehingga itu yang akan kami terus lakukan,” ujarnya usai kegiatan 'Safe Sound Fest' bersama BPOM di SMAN 70 Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.

Menurut Isyana, tugas Kemendukbangga adalah mendistribusikan MBG kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD (3B). Kelompok tersebut menjadi sasaran program yang dinilai sangat penting dalam upaya pencegahan stunting.

Ia menjelaskan masa pencegahan stunting paling optimal dilakukan selama seribu hari pertama kehidupan anak. Karena itu, fokus MBG pada kelompok 3B diharapkan mampu terus menurunkan prevalensi stunting nasional.

“Ini menjadi sangat penting karena kita ketahui bahwa masa pencegahan stunting paling optimal dilakukan di 1000 hari pertama kehidupan. Sehingga jika MBG memang difokuskan untuk 3B maka kita harapkan kedepannya angka stunting nanti dapat terus dikurangi,” ucap Isyana.

Isyana menambahkan pihaknya memberdayakan hampir 600 ribu tim pendamping keluarga untuk mendukung pelaksanaan program. Selain mendistribusikan MBG 3B, mereka juga melakukan edukasi agar penerima memperoleh gizi tepat dan seimbang.

“Diharapkan nantinya Ibu-Ibu hamil, Ibu Menyusui dan balita non-PAUD yang memang betul-betul membutuhkan MBG 3B ini dapat memperoleh gizi yang tepat. Gizi yang seimbang yang dibutuhkan untuk pencegahan stunting,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....