Ketahui Sejarah Lengkap Pembangunan RSUD M Thohir hingga Diresmikan Presiden
- 10 Jun 2026 16:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meresmikan peningkatan layanan dan fasilitas RSUD KH Muhammad Thohir di Krui, Lampung, Rabu, 10 Juni 2026. Rumah sakit tersebut menjadi salah satu proyek strategis nasional yang dibangun untuk memperkuat layanan kesehatan di wilayah terpencil Indonesia.
Peresmian dilakukan setelah rumah sakit tersebut menjalani transformasi besar melalui program peningkatan rumah sakit daerah yang digagas pemerintah. Kehadiran Presiden sekaligus menandai selesainya modernisasi fasilitas kesehatan yang selama ini menjadi harapan masyarakat Pesisir Barat.
Di balik peresmian tersebut, RSUD KH Muhammad Thohir memiliki perjalanan panjang hingga menjadi rumah sakit rujukan utama di wilayah paling barat Provinsi Lampung. Rumah sakit ini lahir dari kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang lebih dekat dan memadai.
Awal Pembangunan RSUD Krui
RSUD KH Muhammad Thohir mulai dibangun pada 2015 menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung. Proyek pembangunan tahap pertama selesai pada 2016.
Setelah seluruh fasilitas dasar rampung, rumah sakit mulai beroperasi pada 2017. Kehadirannya menjadi tonggak penting bagi pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat.
Saat pertama beroperasi, rumah sakit ini berstatus tipe D. Kapasitas dan layanan yang tersedia masih terbatas sehingga sejumlah kasus penyakit berat tetap harus dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar.
Wilayah Terpencil yang Sulit Dijangkau
Kabupaten Pesisir Barat merupakan salah satu daerah yang memiliki tantangan geografis cukup besar. Wilayah ini berada jauh dari pusat layanan kesehatan utama di Provinsi Lampung.
Selama bertahun-tahun, warga yang membutuhkan pelayanan spesialis harus menempuh perjalanan panjang menuju Bandar Lampung atau rumah sakit lain di wilayah Lampung Barat. Waktu perjalanan bisa mencapai beberapa jam melalui jalur darat yang berkelok serta rawan longsor.
Kondisi tersebut sering menjadi kendala bagi pasien yang membutuhkan penanganan cepat. Biaya transportasi dan jarak tempuh yang jauh juga menjadi beban tambahan bagi masyarakat.
Karena itu, pemerintah pusat kemudian menjadikan RSUD KH Muhammad Thohir sebagai salah satu prioritas dalam program pemerataan layanan kesehatan nasional. Rumah sakit ini diproyeksikan menjadi pusat layanan kesehatan modern bagi masyarakat pesisir dan daerah sekitarnya.
Masuk Program 66 Rumah Sakit Daerah
Pada masa pemerintahan Presiden Prabowo, Kementerian Kesehatan menjalankan program pembangunan dan peningkatan kualitas 66 rumah sakit daerah di seluruh Indonesia. Program tersebut menjadi bagian dari percepatan transformasi layanan kesehatan nasional.
RSUD KH Muhammad Thohir termasuk salah satu rumah sakit yang dipilih dalam program tersebut. Pemilihannya didasarkan pada kebutuhan pelayanan kesehatan di daerah yang jauh dari pusat rujukan.
Tujuan utama program ini adalah mendekatkan layanan spesialis kepada masyarakat. Dengan demikian, pasien tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh hanya untuk memperoleh layanan kesehatan dasar maupun penanganan penyakit prioritas.
Transformasi Besar Tahun 2025
Pemerintah memulai peningkatan RSUD KH Muhammad Thohir pada Mei 2025. Proyek ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau quick wins sektor kesehatan.
Pembangunan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025. Nilai kontraknya mencapai lebih dari Rp150 miliar.
Transformasi yang dilakukan tidak hanya berupa pembangunan gedung baru. Pemerintah juga meningkatkan kapasitas layanan medis dan melengkapi rumah sakit dengan teknologi kesehatan modern.
Proyek tersebut berhasil diselesaikan pada akhir 2025. Setelah seluruh fasilitas siap digunakan, rumah sakit meningkat statusnya dari tipe D menjadi tipe C.
Menjelang pertengahan 2026, Kementerian Kesehatan melaporkan bahwa sejumlah rumah sakit dalam program 66 RSUD telah selesai dibangun. RSUD KH Muhammad Thohir menjadi salah satu yang paling siap beroperasi.
Karena itu, rumah sakit ini dipilih sebagai lokasi kunjungan kerja Presiden Prabowo. Peresmian langsung oleh Presiden menjadi simbol komitmen pemerintah dalam mempercepat pemerataan layanan kesehatan hingga ke daerah terpencil.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....