100 CTFP Dinilai sebagai Gerakan Kasih Sayang bagi Atlet Difabel

  • 09 Jun 2026 12:11 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Siti Ma'rifah menilai 100 CTFP merupakan gerakan kasih sayang dan kemanusiaan bagi atlet difabel
  • Program tersebut tidak hanya mendukung olahraga, tetapi juga menanamkan nilai sportivitas dan kepedulian sosial
  • 100 CTFP turut diwujudkan melalui aksi nyata, termasuk penyaluran kursi roda bagi penyandang disabilitas

RRI.CO.ID, Jakarta - 100 CTFP 2026 menggelar program Celebrities Talk for Para Athletes (CTFP). Program ini merupakan gerakan kasih sayang dan kemanusiaan bagi atlet difabel.

Business Leader Indonesia 100 CTFP 2026 Siti Ma'rifah, menilai program tersebut tidak hanya berfokus pada olahraga. Program ini juga mendorong kepedulian terhadap sesama.

“100 CTFP ini beberapa kegiatan khususnya kemarin olahraga yang berada di beberapa negara, dari berbagai negara. Ini kan sebetulnya gerakan kasih sayang dan kemanusiaan,” kata Siti dalam dialog bersama Pro 3 RRI, Rabu, 3 Juni 2026.

Menurutnya, para atlet difabel yang terlibat dalam berbagai ajang olahraga menunjukkan semangat luar biasa. Mereka tidak hanya berjuang meraih prestasi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai sportivitas.

“Para atlet yang spesial, yang spesial saya menyebutnya, mereka melakukan satu kegiatan olahraga. Di mana yang dijunjung ini kan bukan dalam konteks untuk kemenangan saja, tapi bagaimana menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,” ujarnya.

Siti mengatakan atlet difabel mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan bagi negara masing-masing. Hal tersebut menjadi pengalaman yang sangat menyentuh saat disaksikannya secara langsung.

Selain mendukung kegiatan olahraga, menurut Siti, program tersebut juga diwujudkan melalui berbagai aksi sosial. Salah satunya dengan memberikan bantuan kursi roda kepada penyandang disabilitas.

“Tidak hanya pada event-event seperti olahraga ataupun juga perayaan-perayaan. Tetapi juga kegiatan konkret, misalnya dengan kita membantu memberikan kursi roda untuk para penyandang disabilitas,” kata Siti yang juga sebagai Komisaris Utama PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah.

Ia menjelaskan bantuan tersebut disalurkan ke yayasan, panti asuhan, hingga lembaga pendidikan. Siti menilai langkah tersebut dilakukan agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Siti berharap semangat kepedulian yang dibangun melalui 100 CTFP dapat terus berkembang. Menurutnya, gerakan tersebut menjadi sarana memperkuat kasih sayang lintas agama, budaya, dan negara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....