Rupiah Melemah, Properti dan Industri Tempe Hadapi Tantangan

  • 06 Jun 2026 16:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pelemahan rupiah membuat akses pembiayaan sektor properti semakin ketat karena perbankan lebih selektif menyalurkan kredit.
  • Masyarakat mulai mencari alternatif kepemilikan rumah, termasuk membangun rumah secara bertahap dengan menabung material bangunan.
  • Perajin tahu dan tempe menghadapi kenaikan biaya produksi akibat mahalnya kedelai impor, namun masih menahan harga jual kepada konsumen.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pelemahan rupiah memberikan tantangan bagi sejumlah sektor ekonomi nasional. Properti dan industri tahu tempe menjadi sektor yang ikut merasakan dampaknya.

Pengamat Bisnis Properti Perumahan Jehansyah Siregar mengatakan pengembang menghadapi situasi yang semakin sulit. Akses pembiayaan menjadi lebih ketat di tengah ketidakpastian ekonomi.

Menurutnya, perbankan kini lebih berhati-hati menyalurkan kredit konstruksi. Kondisi tersebut turut memengaruhi laju pembangunan perumahan.

"Bank akan lebih berhati-hati menyalurkan kredit. Analisis pembiayaan menjadi semakin ketat saat ekonomi tidak pasti," ujar Jehansyah dalam wawancara bersama Pro 3 RRI, Jakarta, Sabtu, 6 Juni 2026.

Jehansyah menilai masyarakat juga mulai mencari alternatif kepemilikan rumah. Salah satunya melalui pembangunan rumah secara bertahap sesuai kemampuan.

"Menabung material bangunan bisa menjadi pilihan. Nilai uang lebih terjaga dibanding hanya disimpan," katanya.

Di sisi lain, Ketua Paguyuban Perajin Tempe dan Tahu Jawa Barat Muhammad Zamaludin menyebut biaya produksi terus meningkat. Kenaikan harga kedelai impor menjadi faktor utama tekanan usaha.

Meski demikian, perajin masih mempertahankan harga jual kepada konsumen. Langkah tersebut dilakukan agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

"Untuk saat ini harga jual belum naik. Ukuran dan kualitas produk juga masih sama," kata Zamaludin.

Ia berharap pemerintah dapat menciptakan stabilitas harga bahan baku. Dukungan tersebut dinilai penting agar perajin tetap mampu bertahan. (Agnes Claudia Ohoira).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....