Menpar Dorong Penguatan 'Sport Tourism' lewat Kejuaraan OWS Asia 2026
- 04 Jun 2026 21:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebut 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026 menjadi kebanggaan Indonesia sebagai tuan rumah.
- Ajang tersebut dinilai mampu mendukung program pariwisata berkualitas sekaligus memperkuat promosi destinasi Indonesia di tingkat global.
- Kementerian Pariwisata berharap event serupa dapat digelar di destinasi lain seperti Belitung, Lombok, dan Labuan Bajo.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyambut positif penyelenggaraan 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026 dan A•STREAM OWS Series Bali 2026. Menurutnya, ajang tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi sport tourism di kawasan Asia.
Ia mengatakan kejuaraan renang perairan terbuka itu akan menghadirkan atlet-atlet terbaik Asia, komunitas renang, serta pencinta olahraga air dari berbagai negara. Kehadiran mereka dinilai menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia sebagai tuan rumah.
“Penyelenggaran event open water swimming terbesar di Indonesia ini dan di Asia ini menjadi kebanggaan lagi Indonesia. Karena menghadirkan atlet-atlet terbaik Asia, komunitas renang dan pencinta, olahraga air dan dari berbagai negara,” ujar Widiyanti, di Kementerian Pariwisata, Kamis 4 Juni 2026.
Menurutnya, penyelenggaraan ajang tersebut sejalan dengan program Kementerian Pariwisata dalam mendorong pariwisata berkualitas. Selain menjadi arena kompetisi olahraga, kegiatan itu juga dapat menjadi sarana promosi destinasi wisata Indonesia kepada dunia internasional.
Ia menjelaskan sektor pariwisata masih menjadi salah satu penggerak penting perekonomian nasional. Dalam pengembangan pariwisata ke depan, sport tourism dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan di berbagai daerah.
“Pariwisata merupakan salah satu penggerak penting perekonomian nasional yang terus menunjukkan trend yang positif. Dalam pengembangan produk pariwisata ke depan, sport tourism menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi besar bagi Indonesia,” katanya.
Widiyanti menilai dampak sport tourism tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan. Kegiatan tersebut juga dapat memperpanjang lama tinggal wisatawan sekaligus menggerakkan sektor ekonomi lokal.
Berdasarkan survei, sekitar 44 persen wisatawan bersedia melakukan perjalanan ke luar daerah maupun luar negeri untuk menghadiri ajang olahraga yang diminati. Sementara itu, secara global sport tourism disebut menyumbang sekitar 10 persen dari total belanja wisatawan dunia pada 2023.
Menurutnya tren tersebut menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi instrumen efektif dalam mempromosikan destinasi wisata. “Penyelenggaran acara sport tourism tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi saran efektif untuk memperkuat promosi destinasi Indonesia di pasar global,” ucapnya.
Ia berharap penyelenggaraan ajang renang perairan terbuka tersebut tidak hanya berlangsung di Bali. Menurutnya, berbagai destinasi wisata lain seperti Belitung, Lombok, dan Labuan Bajo juga memiliki potensi besar untuk menjadi tuan rumah kegiatan serupa.
Widiyanti mengajak masyarakat, komunitas olahraga, dan wisatawan untuk mendukung pelaksanaan 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026 dan A•STREAM OWS Series Bali 2026. Ia berharap Indonesia dapat menunjukkan kemampuannya dalam menghadirkan event internasional yang berkualitas dan berkesan bagi peserta maupun wisatawan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, komunitas olahraga dan wisatawan untuk turut mendukung dan mensukseskan ajang ini. Kita tunjukkan bahwa Indonesia mampu menghadirkan ajang internasional yang berkualitas dan memberikan pengalaman terbaik bagi peserta dan wisatawan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....