Kemdiktisaintek Gandeng BSI Perluas Akses Pendidikan Tinggi Lewat KIP Kuliah
- 04 Jun 2026 19:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemdiktisaintek menggandeng BSI untuk memperluas akses dan pemerataan pendidikan tinggi. Yakni, melalui berbagai program strategis, termasuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
- Program BSI Talenta KIP Kuliah diberikan kepada 500 penerima manfaat yang terpilih dari lebih dari 1.000 pendaftar di 172 kampus di seluruh Indonesia.
- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa kemajuan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menggandeng Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk memperluas akses dan pemerataan pendidikan tinggi. Yakni, melalui berbagai program strategis, termasuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa kemajuan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki. Menurutnya, pendidikan tinggi, sains, teknologi, dan penguasaan pengetahuan merupakan fondasi utama dalam mendorong kemajuan bangsa.
Hal itu sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia (SDM). Sebagai kunci menuju Indonesia yang maju dan berdaya saing.
“Tentu ini bagian dari keinginan kuat seluruh bangsa kita, bagaimana Indonesia bisa sejajar dengan negara-negara maju. Terlepas dari kekuatan pangan dan energi, yang paling utama adalah sumber daya manusia,” kata Brian di Jakarta, Kamis 4 Juni 2026.
Brian juga mengapresiasi komitmen BSI dalam mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi. Menurutnya, kehadiran program BSI Talenta KIP Kuliah membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa untuk tidak hanya menempuh pendidikan, tetapi juga mengembangkan kapasitas diri.
Sementara itu, Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, mengatakan program tersebut merupakan bentuk sinergi antara BSI dan Kemdiktisaintek dalam memperluas akses pendidikan tinggi. Sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Ia menjelaskan, Program BSI Talenta KIP Kuliah diberikan kepada 500 penerima manfaat yang terpilih dari lebih dari 1.000 pendaftar di 172 kampus di seluruh Indonesia. Tidak hanya memberikan dukungan pendidikan, program tersebut juga menghadirkan pembinaan bagi mahasiswa penerima KIP Kuliah tingkat akhir.
Pembinaan itu dirancang untuk mempersiapkan karier pasca-kampus. Sehingga para penerima manfaat memiliki kesiapan memasuki dunia kerja, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan keluar dari kemiskinan.
“Harapannya setelah akses pendidikan terbuka, tantangannya adalah bagaimana adik-adik mahasiswa bisa menyelesaikan pendidikan dengan baik, siap masuk lingkungan kerja. Dan akhirnya mampu hidup mandiri,” ujar Anggoro.
Kolaborasi antara Kemdiktisaintek dan BSI ini diharapkan dapat memperkuat upaya pemerintah dalam menciptakan pemerataan akses pendidikan tinggi. Sekaligus melahirkan generasi muda yang unggul, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan pembangunan nasional di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....