Wapres Ingatkan Peserta Lemhanas untuk Lebih Peka terhadap Kondisi Masyarakat
- 03 Jun 2026 15:12 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wapres Ingatkan Peserta Lemhanas untuk Lebih Peka terhadap Kondisi Masyarakat
- Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming memberikan pembekalan kepada peserta Pendidikan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) 2026
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming memberikan pembekalan kepada peserta Pendidikan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) 2026. Ia memberikan pembekalan peserta Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) XXVII dan Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N).
Pembekalan tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai unsur pemerintahan, TNI, Polri, dunia usaha, hingga organisasi kemasyarakatan. Termasuk peserta mancanegara yang tengah mengikuti program pendidikan kepemimpinan nasional Lemhannas RI.
Dalam pembekalannya, Wapres menekankan, para calon pemimpin harus memiliki kepekaan terhadap kondisi nyata yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, kebijakan yang baik tidak hanya lahir dari perencanaan yang matang.
Ia menilai kebijakan yang baik juga dating dari pemahaman yang kuat terhadap kebutuhan dan persoalan di lapangan. “Sebagai para calon pemimpin, ini harus ada kepekaan, peka terhadap apa yang terjadi di akar rumput,” kata Wapres di Gedung Utama II, Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026.
Wapres mencontohkan penyederhanaan regulasi distribusi pupuk yang sebelumnya dihadapkan pada banyak aturan yang tumpang tindih dan menyulitkan petani. Menurutnya, berbagai persoalan semacam itu hanya dapat dipahami apabila pemimpin hadir dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.
“Coba bayangkan 145 regulasi terkait pupuk. Sudah susah, mahal, kadang-kadang barangnya enggak ada, kita enggak ingin itu terjadi lagi,” ujar Wapres.
Menurut Wapres, berbagai persoalan tersebut menunjukkan pentingnya kehadiran pemimpin yang memahami kondisi riil masyarakat. Dengan demikian, kebijakan yang diambil dapat menjawab kebutuhan di lapangan.
Karena itu, ia mendorong para peserta Lemhannas untuk lebih sering turun ke lapangan dan membangun komunikasi yang intensif dengan masyarakat guna memperoleh gambaran nyata mengenai berbagai tantangan yang dihadapi di daerah.
“Itulah kenapa kalau saya di lokasi pasti menyempatkan waktu untuk berdiskusi dulu dengan kepala desa, nelayan, petani. Mereka keluhannya pasti banyak banget. Ini yang harus kita tindak lanjuti,” ujar Wapres.
Melalui pembekalan ini, Wapres kembali mengingatkan pentingnya membangun komunikasi yang baik dalam proses perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik. "Bangun komunikasi yang baik, agar setiap langkah, setiap mengeksekusi kebijakan, itu benar-benar disesuaikan dengan kondisi masyarakat,” ujar Wapres.
Menutup pembekalannya, Wapres menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta. Ia berharap para calon pemimpin nasional tersebut dapat terus berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
Pembekalan ini disambut baik Gubernur Lemhannas RI Tubagus Ace Hasan Syadzily. Ia menyampaikan bahwa para peserta telah mendapatkan pembekalan mengenai wawasan kebangsaan, kepemimpinan nasional, ketahanan nasional, geopolitik, dan geostrategi.
Adapun tema pendidikan yang diangkat tahun ini diarahkan untuk mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden. Yakni "Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional" untuk peserta P3N, serta "Penguatan Ketahanan Pangan untuk Kemandirian dan Kesejahteraan Rakyat".
Tubagus Ace Hasan juga menegaskan bahwa Lemhanas terus melakukan penyesuaian kurikulum dan metode pembelajaran guna menjawab berbagai tantangan global yang semakin kompleks. "Karena itu diperlukan penyesuaian terhadap kurikulum dan metode pembelajaran tanpa mengurangi substansi pendidikan yang menjadi kekuatan utama Lemhannas,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....