Program Beasiswa 150 Ribu Guru, Komisi X DPR: Proses Pengajuan jangan Berbelit

  • 02 Jun 2026 11:29 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Komisi X DPR RI menyorot, program 150 ribu beasiswa jenjang D4 dan S1 Kemendikdasmen RI untuk guru.
  • Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani meminta, Kemendikdasmen harus membuat sistem seleksi yang mudah dan sederhana.
  • Proses pengajuan beasiswa tidak boleh berbelit-belit. Persyaratannya juga harus dibuat sederhana dan mudah dipenuhi agar semakin banyak guru yang dapat memanfaatkan program ini

RRI.CO.ID, Jakarta - Komisi X DPR RI menyorot, program 150 ribu beasiswa jenjang D4 dan S1 Kemendikdasmen RI untuk guru. Program Kemendikdasmen tersebut, dinilai strategis guna mendongkrak kualitas pengajar nasional.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani meminta, Kemendikdasmen harus membuat sistem seleksi yang mudah dan sederhana. Pemerintah harus memangkas prosedur administrasi rumit, karena syarat yang berbelit kerap membuat guru di daerah terpencil mundur sebelum berkembang.

“Proses pengajuan beasiswa tidak boleh berbelit-belit. Persyaratannya juga harus dibuat sederhana dan mudah dipenuhi agar semakin banyak guru yang dapat memanfaatkan program ini,” kata politikus PKB ini dalam keterangan persnya, di Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026.

Ia menegaskan guru merupakan ujung tombak pendidikan. Peningkatan kualifikasi akademik mereka wajib menjadi prioritas bersama demi masa depan generasi bangsa.

"Mendukung penuh program penyediaan 150 ribu beasiswa bagi guru untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang D4 maupun S1. Ini merupakan investasi penting bagi masa depan pendidikan Indonesia," ucap Lalu.

Kemudian, ia juga mengusulkan, kuota beasiswa tersebut ditambah pada masa mendatang. Namun, penambahan kuota harus dihitung cermat dengan mempertimbangkan kapasitas fiskal negara agar program berjalan berkelanjutan.

"Jika memungkinkan, kuota beasiswa ini bisa ditingkatkan lagi. Tentu dengan memperhitungkan kapasitas fiskal dan kemampuan anggaran negara," ujar Ketua DPW PKB NTB tersebut.

Sebagai mitra kerja Kemendikdasmen, ia menggaransi, Komisi X DPR siap mengawal sekaligus membantu pemerintah. Terutama, dalam menyosialisasikan program ke berbagai pelosok daerah.

"Upaya bersama ini dilakukan demi memastikan dana beasiswa tepat sasaran dan menyentuh para guru yang paling membutuhkan bantuan. Program ini sangat dinantikan para guru daerah yang belum sarjana," kata Lalu.

Sebelumnya, pemerintah memastikan, memperkuat peningkatan kualitas SDM di sektor pendidikan melalui berbagai program pengembangan guru. Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti menegaskan, peningkatan kompetensi guru menjadi salah satu prioritas nasional.

Ia mengungkapkan, pemerintah saat ini menyediakan program beasiswa bagi guru yang belum memiliki kualifikasi pendidikan D4 atau S1. Program tersebut diberikan melalui sistem rekognisi pembelajaran lampau agar guru dapat menyelesaikan pendidikan lebih cepat.

“Tahun ini kami mengalokasikan sekitar 150 ribu beasiswa bagi guru yang belum D4 atau S1. Ini bagian dari upaya meningkatkan mutu dan kesejahteraan guru,” kata Mendikdasmen saat meresmikan revitalisasi satuan pendidikan se-Kabupaten Manokwari di SMP-SMA Advent Manokwari, pada Kamis, 28 Mei 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....