Tudingan Negatif soal Lawatan ke LN, Teddy Beberkan Prestasi Presiden Prabowo
- 02 Jun 2026 06:49 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 1. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menepis anggapan kunjungan Presiden Prabowo untuk 'Gagah-gagahan'
- 2. Berkat Presiden Prabowo Subianto, investasi yang masuk ke Indonesia sekitar Rp2.430 triliun dalam kurun waktu 1,5 tahun.
- 3. Lawatan ke luar negeri untuk kepentingan rakyat Indonesia
RRI.CO.ID, Jakarta - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menepis anggapan kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto hanya untuk seremonial dan gagah-gagahan. Seskab Teddy membeberkan 'buah' dari misi diplomasi Presiden Prabowo Subianto dalam kurun waktu 1,5 tahun pada masa pemerintahannya.
"Jadi salah besar kalau dibilang hanya gagah-gagahan seremonial. Jadi kita harus lihat apa yang sudah dicapai dalam 1,5 tahun terakhir ini," kata Seskab Teddy dalam keterangan video yang diunggah di Instagram Sekretariat Kabinet, Senin, 1 Juni 2026.
Berikut keberhasilan Presiden Prabowo Subianto dalam misi diplomatik ke sejumlah negara sepanjang 1,5 tahun. Indonesia berhasil menjadi anggota BRICS pada 6 Januari 2025 dengan anggota Brasil, Rusia, Tiongkok, India, dan Afrika Selatan.
Atas kemitraan sesama anggota BRICS, Indonesia berhasil mengamankan pasokan minyak sehingga harga BBM dalam negeri relatif stabil. Didalam keanggotaan BRICS plus terdapat negara produsen minyak mentah dunia seperti Iran, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.
"Sekarang ini di tengah konflik krisis dunia, situasi negara terjamin, stok BBM aman. Harga BBM subsidi tidak naik, stok pangan aman," katanya.
Selanjutnya, Indonesia berhasil mendapatkan kebijakan tarif ekspor nol persen ke Uni Eropa. Pembebasan tarif ekspor merupakan bagian dari rampungnya perjanjian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).
Teddy mengatakan pembahasan IEU-CEPA telah berlangsung belasan tahun dan belum ada kesepakatan. Namun, diera Pemerintahan Presiden Prabowo berhasil merampungkan perjanjian dengan 25 negara Uni Eropa yang tergabung IEU-CEPA.
Presiden Prabowo juga berhasil membawa investasi dengan nilai yang fantastis sepulang dari luar negeri. Berdasarkan data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), investasi yang masuk ke Indonesia sekitar Rp2.430 triliun dalam kurun waktu 1,5 tahun.
Presiden Prabowo juga berhasil membawa investasi sekitar Rp575 triliun usai lawatan ke Korea Selatan dan Jepang pada Mei 2026. Indonesia juga memiliki Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) yang semakin canggih dan kuat.
"Sekarang kita punya alat pertahanan yang kuat sekarang. Itu dari banyak sekali negara seperti Prancis, Amerika, Rusia, Cina, Inggris, Eropa, banyak negara," katanya.
Pada pelayanan haji, Indonesia berhasil membangun perkampungan haji di Arab Saudi. Indonesia merupakan satu-satunya negara asing yang diizinkan Pemerintah Arab Saudi memiliki lahan.
Pemerintah Arab Saudi mengamandemen undang-undang agar Indonesia memiliki lahan di negara teluk tersebut. Teddy juga mengatakan pelayanan ibadah haji tahun 2025 dan 2026 berjalan lancar dan tidak ada kendala-kendala yang signifikan.
"Indonesia adalah negara satu-satunya yang punya perkampungan haji di Arab Saudi. Dan Saudi sendiri mengubah undang-undangnya agar suatu negara mempunyai lahan di situ untuk digunakan oleh jamaah haji," katanya.
Teddy juga mengungkap keberhasilan Indonesia mendistribusikan bantuan logistik untuk warga Gaza, Pelastina melalui udara. Padahal untuk menyalurkan bantuan ke Gaza sangat sulit akibat tindakan represif Israel.
Namun, berkat diplomasi Presiden Prabowo ke negara teluk yang wilayah udaranya di lewati pesawat Indonesia. Alhasil, Indonesia beberapa kali menyalurkan bantuan melalui udara.
"Kita kirim kapal rumah sakit ke Palestina, kita menyekolahkan anak-anak Palestina di universitas di Indonesia. Sekarang mungkin sudah sampai 100 orang yang sudah sekolah di sini dan lain sebagainya," kata Teddy.
Terbaru adalah Pemerintahan Presiden Prabowo berhasil membebaskan tujuh relawan asal Indonesia yang diamankan oleh militer Israel. Mereka tergabung dalam kapal Global Sumud Flotila yang membawa bantuan ke Gaza.
"Lewat diplomasi dari Menteri Luar Negeri dan teman-teman Kemlu, selang beberapa hari kembalikan ke Indonesia. Jadi ini lewat diplomasi yang baik diberitakan maupun yang tertutup," ujar Teddy.
"Ingat yang tadi saya sampaikan adalah hasil konkret nyata satu setengah tahun terakhir. Semua itu adalah diplomasi yang dilakukan oleh Presiden Prabowo lewat berbagai macam cara, baik dipublikasikan maupun tidak dipublikasikan," kata Teddy menegaskan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....