Qodari Bantah Spekulasi Soal Kunjungan Presiden Prabowo ke Italia
- 31 Mei 2026 15:52 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 1. Istana memastikan tidak pernah ada jadwal kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Italia
- 2. Kunjungan resmi Presiden Prabowo Subianto hanya ke Prancis
- 3. Presiden Prabowo menjalin kerja sama dengan Prancis diberbagai bidang seperti pertahanan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari memastikan tidak ada agenda Kunjungan Kenegaraan Presiden Prabowo ke Italia. Penegasan tersebut menjawab spekulasi di media sosial, Kepala Negara batal ke Italia usai kunjungan ke Pracis beberapa waktu lalu.
"Sejak awal tidak ada statement pemerintah RI bahwa Presiden akan ke Italia. Bila di perjalanan ada rencana akan ke tujuan yang lain, itu sebatas rencana sampai ada penyampaian resmi dari pemerintah," kata Qodari dalam keterangan pers di Wisma Danantara, Minggu, 31 Desember 2026.
Lebih lanjut, Qodari menegaskan, jadwal kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo hanya ke Prancis untuk memenuhi undangan Presiden Emmanuel Macron. Menurutnya, Menteri Luar Negeri RI Sugiono telah menyampaikan agenda Presiden Prabowo di Prancis sejak 22 April 2026.
"Sudah dinyatakan oleh Pak Sugiono mengatakan ada rencana kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Perancis dalam waktu dekat. Sebetulnya kunjungan terakhir ini adalah state visit yang merupakan balasan terhadap kunjungan dari Presiden Perancis, Macron ke Indonesia," katanya.
Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Prancis untuk menjalin kerja sama dibidang pertahanan; Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM). Termasuk didalamnya adalah transfer teknologi, kemudian kerja sama dibidang energi.
“Dibidang pertahanan karena kita semua tahu bahwa pemerintah Indonesia telah memperoleh sejumlah alat utama sistem persenjataan atau alutsista dari Perancis. Oleh karena itu diperlukan transfer teknologi untuk penguasaan alutsista tersebut,” ujarnya menjelaskan.
"Kerja sama di bidang pendidikan, khususnya di sektor STEM ya sehingga apa yang dilakukan adalah beyond procurement. Jadi tidak sebatas membeli saja tetapi juga melakukan transfer teknologi,” katanya.
Sebelumnya ramai di media sosial, batalnya agenda Presiden ke Italia usai kunjungan ke Prancis. Spekulasi tersebut menyusul beredarnya informasi status ‘cancelled’ pada penerbangan pesawat kepresidenan Garuda Indonesia ke Roma, Italia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....