Pahami Ini Beda Hari Lahir dan Kesaktian Pancasila
- 31 Mei 2026 08:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila sama-sama memperingati Pancasila, namun memiliki latar belakang sejarah yang berbeda.
- Hari Lahir Pancasila diperingati setiap 1 Juni untuk mengenang pidato Soekarno yang memperkenalkan konsep Pancasila pada 1945.
- Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober sebagai simbol keteguhan bangsa mempertahankan Pancasila pasca-peristiwa G30S 1965.
RRI.CO.ID, Jakarta - Setiap tahun masyarakat Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni dan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober. Meski sama-sama berkaitan dengan Pancasila, kedua peringatan tersebut memiliki latar belakang sejarah dan tujuan yang berbeda.
Hari Lahir Pancasila diperingati untuk mengenang momen pertama kali konsep Pancasila diperkenalkan oleh Soekarno dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945. Sementara Hari Kesaktian Pancasila berkaitan dengan peristiwa pasca Gerakan 30 September 1965 yang dianggap sebagai ancaman terhadap ideologi negara.
Berikut perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila yang perlu dipahami dikutip dari laman BPIP:
1. Berbeda tanggal peringatan
Hari Lahir Pancasila diperingati setiap 1 Juni. Tanggal tersebut merujuk pada pidato Soekarno yang memperkenalkan lima prinsip dasar negara yang kemudian dikenal sebagai Pancasila.
Sementara Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober. Peringatan ini dilakukan untuk mengenang keteguhan bangsa Indonesia dalam mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara.
2. Latar belakang sejarah berbeda
Hari Lahir Pancasila berakar dari proses perumusan dasar negara menjelang kemerdekaan Indonesia. Dalam sidang BPUPKI, Soekarno mengusulkan lima prinsip yang menjadi cikal bakal Pancasila.
Gagasan tersebut kemudian disempurnakan oleh Panitia Sembilan melalui Piagam Jakarta dan akhirnya disahkan dalam sidang PPKI pada 18 Agustus 1945 sebagai dasar negara Indonesia.
Berbeda dengan itu, Hari Kesaktian Pancasila lahir dari peristiwa politik 1965. Peringatan tersebut berkaitan dengan peristiwa G30S yang menyebabkan gugurnya sejumlah perwira TNI Angkatan Darat dan dianggap sebagai ancaman terhadap Pancasila.
Karena itu, 1 Oktober diperingati sebagai simbol kemenangan dan bertahannya Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia.
3. Tujuan peringatannya tidak sama
Hari Lahir Pancasila bertujuan mengenang lahirnya gagasan dasar negara yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Peringatan ini juga menjadi momentum memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.
Sementara Hari Kesaktian Pancasila bertujuan mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga dan mempertahankan ideologi Pancasila dari berbagai ancaman yang dapat memecah persatuan bangsa.
4. Status hari nasional berbeda
Hari Lahir Pancasila ditetapkan sebagai hari libur nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo. Karena itu, setiap 1 Juni masyarakat menikmati libur nasional.
Sedangkan Hari Kesaktian Pancasila ditetapkan sebagai hari nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967 pada masa Presiden Soeharto. Namun, peringatan tersebut tidak termasuk hari libur nasional.
Meski memiliki sejarah berbeda, kedua peringatan tersebut sama-sama mengingatkan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa. Nilai-nilai Pancasila hingga kini tetap menjadi fondasi kehidupan masyarakat Indonesia yang beragam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....