Upacara Hari Pancasila 1 Juni 2026, BPIP: Semua Mantan Presiden dan Wapres Diundang

  • 31 Mei 2026 07:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BPIP mengundang seluruh mantan presiden dan wakil presiden pada Upacara Hari Lahir Pancasila 2026.
  • Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 akan digelar di Gedung Pancasila dengan Presiden Prabowo sebagai inspektur upacara.
  • BPIP menyiapkan sekitar 405 undangan yang terdiri dari pejabat tinggi negara, tokoh agama, dan tokoh nasional.

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengundang seluruh mantan presiden dan wakil presiden dalam Upacara Hari Lahir Pancasila 2026. Upacara tingkat pusat tersebut akan digelar di Lapangan Gedung Pancasila, Jakarta, Senin, 1 Juni 2026.

Sekretaris Utama BPIP, Tonny Agung Arifianto mengatakan kehadiran para tokoh nasional menjadi bagian semangat gotong royong. Menurutnya, BPIP ingin peringatan Hari Lahir Pancasila melibatkan seluruh elemen bangsa.

“Ini bagian dari proses membangun gotong royong bersama, kolaboratif semuanya, semua Presiden maupun Wakil Presiden pastinya kita undang semuanya. Nanti kepastian terkait konfirmasi siapa saja yang hadir nanti akan kami sampaikan pada media semuanya ya,” kata Tonny dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat, 29 Mei 2026.

Tonny menjelaskan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan agenda kenegaraan yang diatur protokol negara. Karena itu, jumlah tamu undangan yang dapat hadir secara langsung sangat terbatas.

Menurutnya, BPIP menyiapkan sekitar 405 undangan yang terdiri dari pejabat tinggi negara dan tokoh nasional. Perwakilan lintas agama serta unsur masyarakat juga turut diundang dalam peringatan tersebut.

“Kemudian juga ini upacara kenegaraan yang pasti diatur oleh protokoler negara ya sehingga terbatas yang diundang. Terutama pejabat-pejabat tinggi negara dari seluruh K/L kita undang semuanya,” ujarnya.

Meski masyarakat tidak dapat menghadiri puncak peringatan secara langsung, BPIP menyiapkan berbagai kegiatan pendukung. Salah satunya melalui bakti sosial yang digelar sehari sebelum upacara nasional berlangsung.

Tonny mengatakan kegiatan tersebut meliputi donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pasar murah. Program itu diharapkan memberi ruang partisipasi masyarakat dalam memperingati Hari Lahir Pancasila.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk menyemarakkan Hari Lahir Pancasila melalui media sosial. Dengan menyebarkan pesan persatuan, toleransi, gotong royong, serta semangat cinta tanah air,” ujar Kepala BPIP, Yudian Wahyudi.

Ia menegaskan peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum memperkuat pengamalan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Pancasila harus terus hidup sebagai pedoman bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....