Majelis Etik Desak Evaluasi Rekrutmen Pimpinan Ombudsman

  • 30 Mei 2026 10:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Majelis Etik Ombudsman RI mendesak evaluasi sistem rekrutmen pimpinan menyusul kasus dugaan korupsi yang menjerat Hery Susanto.

RRI.CO.ID, Jakarta - Majelis Etik Ombudsman RI mendesak evaluasi sistem rekrutmen pimpinan menyusul kasus dugaan korupsi yang menjerat Hery Susanto. Pansel Ombudsman dinilai perlu dibenahi karena pembentukannya berlangsung dalam situasi politik yang dianggap tidak kondusif.

Ketua Majelis Etik Ombudsman Jimly Asshiddiqie menilai evaluasi mekanisme seleksi pimpinan lembaga independen sangat diperlukan. Menurut Jimly, sistem rekrutmen melalui pansel harus dikaji ulang agar sejalan tujuan pembentukan lembaga independen.

Sementara, anggota Majelis Etik Ombudsman, Siti Zuhro menyoroti rekomendasi yang diberikan Eks Ketua Ombudsman Muhammad Najih kepada sejumlah calon pimpinan Ombudsman. Namun, menurut Siti, rekomendasi tersebut tidak hanya diberikan kepada Hery, melainkan juga kepada tiga calon lainnya.

“Tadi saya tanya, mengapa dikasih endorsement? Sementara secara internal, keriuhan terjadi. Eksternal juga sudah memublikasikan itu dan mestinya tidak memberikan endorsement kan, saya bilang gitu,” kata Siti.

Siti menegaskan rekomendasi yang diberikan bersifat administratif dan tidak dimaksudkan untuk mengunggulkan kandidat tertentu dalam seleksi. Ia menyebut proses tersebut tetap berjalan sesuai aturan tanpa adanya keberpihakan kepada salah satu calon pimpinan Ombudsman.

“Rekomendasi tersebut bersifat administratif dan tidak dimaksudkan untuk mengunggulkan salah satu kandidat dalam proses seleksi. Semua calon tetap diperlakukan sama tanpa ada perlakuan khusus dalam mekanisme seleksi pimpinan Ombudsman,” ucap Siti.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....