Integrasi SIBI dengan SLiMS Perluas Akses Buku Digital Nasional
- 29 Mei 2026 17:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemendikdasmen mengintegrasikan Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI) dengan Senayan Library Management System (SLiMS)
- Melalui sistem baru, koleksi digital SIBI dapat diakses langsung melalui katalog SLiMS.
- Integrasi tersebut juga membantu pustakawan mengelola metadata koleksi secara lebih sistematis.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengintegrasikan Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI) dengan Senayan Library Management System (SLiMS) untuk memperluas akses buku digital. Integrasi itu memudahkan masyarakat mencari bahan bacaan bermutu.
Melalui sistem baru, koleksi digital SIBI dapat diakses langsung melalui katalog SLiMS. Pengguna tidak perlu berpindah platform saat mencari buku digital.
Integrasi tersebut juga membantu pustakawan mengelola metadata koleksi secara lebih sistematis. Proses pencarian informasi dinilai menjadi lebih cepat dan efisien.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menyebut integrasi memperluas akses literasi masyarakat. Buku digital kini dapat diakses tanpa batasan jarak dan wilayah.
“Integrasi SIBI dan SLiMS memperluas akses buku bermutu bagi masyarakat. Buku kini dapat diakses tanpa harus datang ke perpustakaan,” ujar Suharti dalam keterangannya, dikutip Jumat, 29 Mei 2026.
SIBI menyediakan berbagai buku teks dan nonteks untuk seluruh jenjang pendidikan nasional. Seluruh koleksi dapat dibaca dan diunduh secara gratis oleh masyarakat.
Sementara itu, Kepala Pusat Perbukuan, Supriyatno, mengatakan koleksi SIBI telah direkomendasikan pemerintah. Buku teks di platform mengikuti kurikulum pendidikan yang berlaku.
“Buku di SIBI telah memperoleh rekomendasi kelayakan dari pemerintah. Koleksinya mencakup buku teks utama seluruh jenjang pendidikan,” kata Supriyatno.
SLiMS sendiri telah digunakan luas oleh perpustakaan sekolah di Indonesia dan luar negeri. Sistem itu mendukung pengelolaan koleksi dan layanan perpustakaan digital.
Kemendikdasmen berharap integrasi mempercepat transformasi layanan perpustakaan berbasis digital nasional. Langkah itu juga memperluas akses bacaan bagi sekolah dengan keterbatasan koleksi fisik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....