Kemendikdasmen Percepat Pemulihan Sekolah Terdampak Bencana Nasional
- 29 Mei 2026 16:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemendikdasmen memperkuat koordinasi pemulihan pendidikan di wilayah terdampak bencana bersama kementerian dan pemerintah daerah terkait.
- Mendikdasmen Abdul Mu'ti memastikan layanan pendidikan tetap berjalan selama masa pemulihan.
- Kemendikdasmen mencatat sebanyak 4.922 satuan pendidikan terdampak bencana di tiga provinsi yakni di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat koordinasi pemulihan pendidikan di wilayah terdampak bencana. Langkah itu dilakukan bersama kementerian dan pemerintah daerah terkait.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti memastikan layanan pendidikan tetap berjalan selama masa pemulihan. Pemerintah menjaga kegiatan belajar tidak terhenti akibat bencana.
Kemendikdasmen mencatat sebanyak 4.922 satuan pendidikan terdampak bencana di tiga provinsi yakni di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Sebagian besar sekolah kini kembali melaksanakan pembelajaran normal.
Sebanyak 4.828 sekolah sudah kembali belajar di sekolah asal masing-masing. Sementara lainnya masih menggunakan kelas darurat dan fasilitas publik sementara.
“Yang terpenting anak-anak tetap belajar selama masa pemulihan berlangsung. Pemerintah terus mempercepat rehabilitasi fasilitas pendidikan terdampak bencana,” ujar Abdul Mu’ti dalam rapat koordinasi digelar di Gedung DPR RI, Jakarta, dikutip Jumat, 29 Mei 2026.
Pemerintah juga telah menyalurkan bantuan revitalisasi kepada 3.101 sekolah terdampak. Sebagian besar pembangunan dilakukan melalui swakelola sekolah dan dukungan TNI AD.
Kemendikdasmen menilai pemulihan pendidikan menjadi bagian penting rehabilitasi masyarakat pascabencana. Karena itu, sinergi lintas lembaga terus diperkuat pemerintah pusat.
Tantangan utama pemulihan meliputi penyediaan lahan relokasi sekolah dan akses wilayah terdampak. Pemerintah juga mempercepat pembangunan infrastruktur penunjang pembelajaran sementara.
“Sinergi pemerintah pusat dan daerah harus terus diperkuat selama rehabilitasi berlangsung. Pemulihan pendidikan penting bagi keberlanjutan kehidupan masyarakat pascabencana,” kata Abdul Mu’ti.
Selain pembangunan sekolah, pemerintah memberi bantuan kepada guru dan tenaga kependidikan terdampak. Dukungan itu diharapkan menjaga kualitas layanan pendidikan selama masa pemulihan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....