Ini Pesan Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih Maknai Idul Adha 1447 Hijriah

  • 27 Mei 2026 09:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta — Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih menyampaikan pesan usai melaksanakan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal. Momentum Idul Adha dimaknai sebagai pengingat pentingnya persatuan, kepedulian sosial, hingga kebijaksanaan menyikapi informasi di era digital.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengajak masyarakat memperkuat solidaritas. Dan menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.

“Idul Adha bukan sekadar ritual ibadah, tetapi juga momentum refleksi untuk memperkuat kebersamaan. Kita perlu juga melakukan kontemplasi dalam situasi seperti ini, kita berkorban untuk Indonesia, untuk masyarakat kita,” ujar Zulhas di Mesjid Istiqlal Jakarta, Rabu, 27 Mei 2026.

Ia menilai semangat berbagi dan saling mendukung menjadi modal penting agar Indonesia tetap kuat menghadapi tekanan global. “Tentu dengan persatuan, kebersamaan, berbagi, seberat apa pun yang kita hadapi insyaallah bisa kita lalui,” ucapnya.

Zulhas mengingatkan pentingnya menjaga rasa saling menyayangi dan gotong royong antarmasyarakat. “Maka perlu kebersamaan, persatuan, saling mendukung, saling berbagi, saling menyayangi, saling mencintai,” katanya.

Sementara, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyoroti pentingnya sikap tabayyun dan kehati-hatian dalam menyebarkan informasi. Hal itu dikatakan di tengah derasnya arus digital saat ini.

“Masjid Istiqlal ini dengan khatib Rektor UIN Alauddin Makassar Prof. Hamdan Juhannis, pesan-pesannya cukup bagus sekali ya. Salah satu yang saya catat itu bagaimana sabar di era teknologi sekarang ini,” ujar Gus Ipul.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terjebak dalam penyebaran informasi yang belum terverifikasi. “Kita harus siap saring, klarifikasi dengan adanya pendapat yang kadang-kadang campur aduk antara yang benar, dan tidak benar,” katanya.

Menurut Gus Ipul, setiap informasi yang disampaikan kepada publik harus bisa dipertanggungjawabkan agar tidak memicu perpecahan sosial.

Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Salat Iduladha di Masjid Istiqlal berlangsung aman dan tertib. Gus Ipul berharap semangat pengorbanan dalam Idul Adha dapat diwujudkan melalui kepedulian sosial tanpa membedakan latar belakang.

“Semangat untuk berkorban, menolong sesama, dan penting dari salah satu yang disampaikan oleh khatib. Yakni pesan untuk bisa saling membantu tanpa membeda-bedakan agama, suku, maupun juga tentu pandangan politik,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....