Keberhasilan Pemulangan WNI Dinilai Bukti Ketenangan Diplomasi Menlu Sugiono

  • 25 Mei 2026 08:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • keberhasilan pemerintah memulangkan 9 WNI yang sempat ditahan militer Israel dalam misi kemanusiaan menjadi bukti
  • Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong memberikan apresiasi terhadap gaya kepemimpinan Menteri Luar Negeri Sugiono

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong memberikan apresiasi terhadap gaya kepemimpinan Menteri Luar Negeri Sugiono. Ia menila Menlu Sugiono mampu menghadirkan hasil nyata di tengah dinamika geopolitik dunia yang penuh tekanan.

Menurutnya, keberhasilan pemerintah memulangkan 9 WNI yang sempat ditahan militer Israel dalam misi kemanusiaan menjadi bukti. Bahwa diplomasi Indonesia saat ini bekerja secara efektif, tenang, namun memiliki daya tekan yang kuat.

“Pak Sugiono memperlihatkan kualitas kepemimpinan yang hari ini mulai langka yakni tidak banyak bicara. Tidak sibuk membangun sensasi, tetapi fokus bekerja dan menghadirkan hasil nyata,” kata Bahtra, Minggu, 24 Mei 2026.

Bahtra menilai, di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto Menteri Luar Negeri Sugiono mampu menerjemahkan arah politik luar negeri Indonesia. Yang mana politik Indonesia non blok bebas aktif dengan pendekatan yang elegan, humanis, dan berorientasi pada perlindungan rakyat.

“Pak Sugiono menunjukkan bahwa ketenangan bisa menjadi kekuatan dalam diplomasi. Beliau bekerja tanpa banyak sorotan, tetapi hasilnya dirasakan langsung oleh rakyat dan dihormati dunia internasional,” katanya.

Bahtra menyebut, Sugiono berhasil menunjukkan bahwa loyalitas terhadap negara diwujudkan melalui kerja konkret, disiplin, dan tanggung jawab. Menurutnya Sugiono juga memberi pesan penting kepada publik bahwa kepemimpinan bukan soal pencitraan.

“Ketika rakyat membutuhkan perlindungan, negara hadir. Dan di balik kehadiran negara itu, ada kerja diplomasi yang serius, tenang, dan efektif,” ujar Bahtra.

Bahtra menambahkan, keberhasilan diplomasi Indonesia saat ini semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo. Khususnya dalam memastikan keselamatan warga negara Indonesia di tengah situasi global yang semakin kompleks.

“Publik bisa melihat bahwa pemerintah bekerja dengan kesungguhan. Tidak banyak retorika, tetapi hasilnya jelas dirasakan rakyat,” kata Bahtra.

Sebanyak 9 WNI yang menjadi korban penahanan Zionis Israel kembali ke tanah air melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta)Tangerang. Kepulangan sembilan WNI menjalani perjalanan panjang setelah berhasil keluar dari penahanan otoritas Israel.

Mereka sebelumnya dievakuasi oleh Kementerian Luar Negeri melalui perwakilan RI sebagai langkah perlindungan terhadap warga Indonesia. Dalam perjalanan ke Indonesia, para WNI diterbangkan menumpang pesawat Emirates pada Sabtu, 23 Mei pukul 19.35 waktu Istambul-Dubai.

Kemudian, kembali diterbangkan melalui rute Dubai-Jakarta hari ini pukul 04.10 dengan ketibaan di Indonesia pukul 15.30 WIB. Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono turut hadir dalam penjemputan kepulangan sembilan WNI tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....