Keluarga Sambut Haru Kepulangan WNI Relawan Global Sumud Flotilla

  • 24 Mei 2026 18:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sembilan WNI peserta Global Sumud Flotilla tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu sore.
  • Bendera Palestina dan banner penyambutan warnai kedatangan relawan kemanusiaan di Terminal 3 Soetta.
  • Suasana haru pecah saat keluarga memeluk relawan usai dibebaskan dari penahanan militer Israel.

RRI.CO.ID, Tangerang - Suasana haru menyelimuti Terminal 3 Soekarno-Hatta saat sembilan Warga Negara Indonesia relawan Global Sumud Flotilla tiba, Minggu, 24 Mei 2026 sore. Keluarga dan relawan tampak langsung menyambut kedatangan para aktivis kemanusiaan tersebut dengan penuh haru.

Pantauan RRI.CO.ID, area kedatangan khusus umrah dipadati keluarga dan simpatisan Palestina. Mereka membawa banner bertuliskan “Selamat Datang Pejuang Kemanusiaan” sambil menunggu para relawan keluar dari terminal.

Selain banner penyambutan, sejumlah bendera Palestina tampak berkibar di sekitar area kedatangan internasional Terminal 3. Beberapa keluarga juga membawa buket bunga putih dan poster dukungan untuk anggota keluarganya masing-masing.

Salah satu poster bertuliskan “Abi Herman Pahlawanku” terlihat dibawa keluarga yang berdiri di barisan depan. Wajah haru dan bahagia tampak ketika para relawan akhirnya keluar dari area dalam terminal bandara.

Beberapa anggota keluarga langsung menghampiri para relawan sambil memeluk dan menyalami mereka dengan penuh emosional. Suasana penyambutan berlangsung hangat di tengah padatnya awak media dan relawan kemanusiaan yang hadir.

Di sekitar lokasi, simpatisan Palestina turut berdiri bersama keluarga membawa atribut solidaritas kemanusiaan internasional bagi Gaza. Kehadiran mereka menambah suasana dukungan terhadap perjuangan para relawan selama menjalankan misi kemanusiaan tersebut.

Sebelumnya, sembilan WNI tersebut ditahan militer Israel setelah kapal bantuan Global Sumud Flotilla dicegat di perairan internasional. Setelah melalui diplomasi intensif Pemerintah Indonesia dan dukungan internasional, seluruh relawan akhirnya dibebaskan dan dipulangkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....