Kementerian PPPA Dorong Perempuan Perkuat Ketahanan Pangan Desa
- 24 Mei 2026 14:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (KemenPPPA) mendorong perempuan menjadi penggerak pembangunan berkelanjutan melalui penguatan ketahanan pangan berbasis komunitas masyarakat desa.
- Perempuan juga dinilai perlu memperoleh ruang lebih besar dalam pembangunan serta pengambilan keputusan tingkat desa.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (KemenPPPA) mendorong perempuan menjadi penggerak pembangunan berkelanjutan melalui penguatan ketahanan pangan desa. Perempuan juga dinilai perlu memperoleh ruang lebih besar dalam pembangunan serta pengambilan keputusan tingkat desa.
“Perempuan selama ini berperan besar menjaga lingkungan, mengelola pangan lokal, serta menopang ekonomi keluarga. Namun kontribusi perempuan tersebut hingga kini masih belum mendapatkan pengakuan memadai dalam proses pembangunan,” kata Wamen PPPA Veronica Tan dalam keterangannya, Minggu, 24 Mei 2026.
Ia menilai perempuan tidak boleh hanya menjadi penerima manfaat pembangunan. Menurutnya, perempuan juga harus dilibatkan dalam penyusunan kebijakan dan program pemerintah di desa.
Karena itu, Kementerian PPPA mendorong penguatan partisipasi perempuan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) melalui kebijakan afirmatif. “Perempuan daerah menjaga pangan, pertanian, dan tradisi lokal, namun akses ekonomi serta pengambilan keputusan masih terbatas,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Veronica juga memperkenalkan program Kebun Pangan Lokal Perempuan yang dikembangkan Kementerian PPPA bersama sejumlah mitra. Program itu bertujuan memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan melalui pengelolaan potensi pangan lokal.
“Program Kebun Pangan Lokal Perempuan memperkuat kapasitas perempuan melalui edukasi, perlindungan hukum, serta ketahanan keluarga. Program itu juga mendorong perempuan berdaya secara ekonomi, sosial, dan lebih percaya diri dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Veronica menyoroti perempuan menjadi kelompok paling terdampak bencana, namun tetap tangguh menjaga keluarga dan komunitas sekitar. Ia berharap praktik baik komunitas perempuan menjadi masukan penyusunan kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan nasional.
“Penguatan komunitas perempuan mampu menciptakan desa mandiri, lestari, serta memiliki ketahanan sosial ekonomi lebih kuat. Komunitas perempuan berperan penting menjaga keberlanjutan pembangunan dan memperkuat kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....