Pertimbangan Luke Thomas Jadi Bos DSI, Dinilai Berpengalaman hingga Beristeri WNI
- 23 Mei 2026 06:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Chief Executive Officer Danantara, Rosan Roeslani menyampaikan alasan penujukan Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). DSI merupakan perusahaan milik negara (BUMN) yang khusus mengelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA), seperti minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi
“Ya kita kan banyak pertimbangan juga. Ini kan kita jadi track record-nya juga,” kata Rosan kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026.
Rosan mengatakan Thomas memilik pengalaman panjang di sejumlah perusahaan multinasional di PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Thomas pernah menjabat sebagai direktur di perusahaan tambang mineral terkemuka Vale Indonesia.
“Dia kan sangat memahami juga pengalaman sebelumnya di perusahaan multinasional baik di Vale. Paling penting pengalaman trading nya ada, minerals nya ada (pengalaman di bidang mineral), pimpinan di banyak perusahaan mineral,” katanya.
Pertimbangan lain adalah Thomas memiliki jejaring luas di bisnis dan kinerja yang bagus di Danantara. Kemudian, Thomas memiliki isteri WNI sehingga ia fasih berbahasa Indonesia.
“Network nya juga baik, yang penting juga kita lihat kemarin di Danantara kerjanya juga sangat sangat baik. Memang Istrinya orang Indonesia dan ia pun bisa bahasa Indonesia,” katanya.
Seperti diketahui Presiden Prabowo membentuk badan khusus ekspor DSI. Implementasi kebijakan devisa hasil ekspor (DHE) dan tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) melalui DSI akan dimulai 1 Juni 2026.
Pembentukan DSI upaya memperkuat tata kelola ekspor nasional, meningkatkan penerimaan negara. Kemudian memastikan devisa hasil ekspor dapat memberi manfaat optimal bagi perekonomian Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....