Pangkoops Habema Siapkan Personel dan Alutsista Evakuasi Korban OPM

  • 23 Mei 2026 06:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Panglima Komando Operasi (Pangkoops) TNI Habema, Yudha Airlangga, memastikan seluruh personel dan alat utama sistem senjata (alutsista) dalam kondisi siap.
  • TNI akan segera mengevakuasi delapan jenazah korban pembunuhan yang diduga dilakukan kelompok separatis bersenjata TPNPB-OPM Kodap XVI di Korowai, Yahukimo, Papua Pegunungan.
  • Yudha optimistis seluruh personel yang diterjunkan mampu menjalankan tugas dengan baik berkat persiapan yang telah dilakukan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Panglima Komando Operasi (Pangkoops) TNI Habema, Yudha Airlangga memastikan, seluruh personel dan alat utama sistem senjata (alutsista) dalam kondisi siap. Hal ini untuk melaksanakan evakuasi delapan jenazah korban pembunuhan yang diduga dilakukan kelompok separatis bersenjata TPNPB-OPM Kodap XVI di Korowai, Yahukimo, Papua Pegunungan.

Kepastian tersebut disampaikan setelah Yudha melakukan pemeriksaan langsung terhadap kesiapan prajurit. Mulai dari kelengkapan alutsista hingga kondisi fisik personel yang akan diterjunkan dalam misi kemanusiaan tersebut.

"Seluruh personel dan alutsista pendukung berada dalam kondisi siap untuk melaksanakan evakuasi secara maksimal dengan tetap mempertimbangkan faktor keamanan, kondisi medan. Serta keselamatan seluruh pihak di lapangan," kata Yudha dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat 22 Mei 2026.

Menurutnya, kesiapan fisik prajurit dan perlengkapan pendukung menjadi faktor penting mengingat lokasi evakuasi berada di daerah yang sulit dijangkau. Medan berat di kawasan Korowai serta potensi cuaca ekstrem diperkirakan menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan operasi evakuasi.

Meski demikian, Yudha optimistis seluruh personel yang diterjunkan mampu menjalankan tugas dengan baik berkat persiapan yang telah dilakukan. Saat meninjau kesiapan pasukan, Yudha juga memberikan sejumlah arahan untuk memperkuat strategi pelaksanaan evakuasi agar berjalan aman dan efektif.

Namun, pihak Koops Habema belum dapat memastikan waktu dimulainya proses evakuasi.

Sebelumnya, delapan warga sipil yang berprofesi sebagai pendulang emas dilaporkan tewas setelah diserang kelompok OPM.

Kasus penyerangan itu terjadi di wilayah Korowai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Rabu 20 Mei 2026. Kepala Penerangan Koops TNI Habema, M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan para korban merupakan warga sipil yang dituduh sebagai mata-mata aparat oleh kelompok bersenjata tersebut.

"Delapan orang tersebut bukan aparat keamanan seperti yang dituduhkan kelompok OPM. Melainkan warga sipil yang sedang melakukan aktivitas pendulangan emas di wilayah tersebut," ujarnya.

Wirya menyebut para pelaku diduga merupakan anggota TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo yang dipimpin Kopitua Heluka bersama pasukan Batalyon Yamue di bawah komando Dejang Heluka.

Setelah penyerangan, kelompok tersebut melarikan diri ke wilayah lain.

Hingga kini, Koops Habema masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Koops Habema juga meningkatkan patroli dan pengamanan di wilayah Yahukimo guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif dan memberikan perlindungan bagi masyarakat setempat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....