Bantu Ekonomi Mustahik, BAZNAS RI Resmikan Balai Ternak di Tegal
- 22 Mei 2026 05:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Bantu Ekonomi Mustahik, BAZNAS RI Resmikan Balai Ternak di Tegal
- BAZNAS RI meluncurkan program Balai Ternak sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis komunitas untuk mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki
RRI.CO.ID, Jakarta - BAZNAS RI meluncurkan program Balai Ternak sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis komunitas untuk mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki. Peluncuran ini dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Tegal dan UIN Walisongo Semarang.
Peresmian berlangsung di kandang Kelompok Harapan Ternak, Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang, Tegal, Jawa Tengah, Kamis, 21 Mei 2026. “Kami ingin ke depan program yang semacam ini di Kabupaten Tegal bisa digencarkan di berbagai wilayah lainnya,” kata Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad.
Ia menyampaikan, program ini diharapkan dapat menjadi jalan bagi mustahik untuk bertransformasi menjadi muzaki atau minimal menjadi munfik. Idy juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tegal dan UIN Walisongo atas dukungan dan kolaborasinya.
Menurutnya, program tersebut diharapkan tidak berhenti di satu desa saja, tetapi dapat direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Tegal. Sementara itu, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyambut baik program yang dinilai menyentuh langsung kebutuhan ekonomi masyarakat tersebut.
“Program ini bukan sekadar bantuan ekonomi, melainkan pemberdayaan masyarakat lewat semangat gotong royong. Mudah-mudahan bantuan ini bisa memberikan manfaat yang luas dan memberikan dampak nyata secara ekonomi,” ujar Ischak.
Ia berharap, Desa Danawarih dapat berkembang menjadi sentra penghasil bibit ternak unggul sekaligus menjadi contoh di daerah lain. Hal yang sama disampaikan Wakil Rektor III UIN Walisongo Semarang Akhmad Arif Junaidi.
Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program Balai Ternak Tegal yang dinilai monumental karena melibatkan berbagai aspek. Mulai dari pengadaan kambing unggul, inovasi pakan, hingga pembinaan berkelanjutan bagi peternak.
Menurutnya, program tersebut juga menjadi bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. “Dosen tidak hanya mengajar atau membimbing disertasi, tetapi juga wajib melaksanakan penelitian sesuai bidang kajiannya,” ujar Akhmad.
Balai Ternak BAZNAS di Tegal yang tergabung dalam Kelompok Harapan Ternak ini melibatkan 15 peternak penerima manfaat. Dengan total ternak yang dikelola mencapai 92 ekor.
Kehadiran Balai Ternak ini diharapkan dapat memperkuat sistem pemberdayaan peternak berbasis komunitas dan meningkatkan produktivitas usaha ternak. Serta menjadi penggerak kemandirian ekonomi mustahik secara berkelanjutan di Kabupaten Tegal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....