Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Badan Ekspor
- 21 Mei 2026 13:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 1. Pemerintah membentuk badan khusus yakni PT Danantara Sumberdaya Indonesia
- 2. Badan khusus mengelola ekspor komoditas strategis nasional.
- 3. Pemberlakuan pengelolaan ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui BUMN mulai 1 Juni 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto kembali memanggil sejumlah menteri ke Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026. Para menteri yang telah tiba yakni Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa hingga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala ВКРМ, Rosan Roeslani.
Selanjutnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. Hadir pula Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Para menteri tiba di Istana Merdeka mulai pukul 12.15WIB. "Undangan makan siang," kata Rosan singkat, kepada wartawan di Istana Merdeka, Kamis, 21 Mei 2026.
Lebih lanjut Rosan mengatakan ia membawa laporan terkait mekanisme badan ekspor. Pemerintah membentuk badan khusus yakni PT Danantara Sumberdaya Indonesia, yang mengelola ekspor komoditas strategis nasional.
"Ini mau lapor mekanismenya. Nanti ya saya laporan dulu," katanya.
Sementara itu, Menteri Agus mengatakan akan mendengarkan arahan dari Presiden Prabowo. Ia juga akan menyampaikan laporan kepada Kepala Negara, namun Agus tidak merinci laporan tersebut.
"Saya diundang oleh bapak Presiden mau memberikan arahan. Sebagai menteri kan harus siap, kalau diperlukan kan harus dilaporkan," kata Menteri Agus.
Adapun pemberlakuan pengelolaan ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui BUMN mulai 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan tersebut mencakup komoditas minyak kelapa sawit mentah, batu bara, serta paduan besi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....