Aher Desak Perlindungan Jurnalis Indonesia di Palestina
- 21 Mei 2026 12:46 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ahmad Heryawan mendesak pemerintah melindungi jurnalis Indonesia dalam Global Sumud Flotilla
- DPR meminta diplomasi internasional segera dilakukan terkait penahanan jurnalis oleh Israel
- Aher menilai penahanan jurnalis bertentangan dengan HAM dan kebebasan pers
RRI.CO.ID, Jakarta – Anggota DPR RI Ahmad Heryawan mendesak pemerintah menjamin keselamatan jurnalis Indonesia dalam kontingen Global Sumud Flotilla. Permintaan itu disampaikan menyusul laporan penahanan jurnalis Indonesia oleh tentara Israel dalam misi kemanusiaan internasional.
Aher meminta Kementerian Luar Negeri segera menempuh jalur diplomasi internasional demi melindungi warga negara Indonesia. “Keselamatan warga negara Indonesia, khususnya jurnalis yang menjalankan tugas kemanusiaan dan jurnalistik, harus menjadi prioritas utama pemerintah,” kata Ahmad Heryawan, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 21 Mei 2026
Mantan Gubernur Jawa Barat itu menegaskan jurnalis memiliki mandat menyampaikan fakta kemanusiaan kepada masyarakat internasional. Karena itu, intimidasi maupun penahanan terhadap jurnalis dinilai bertentangan dengan prinsip hak asasi manusia dan kebebasan pers.
Aher menilai tindakan aparat Israel terhadap kontingen kemanusiaan memperlihatkan pentingnya tekanan diplomatik internasional terhadap pelanggaran kemanusiaan di Palestina.“Dunia internasional tidak boleh diam terhadap tindakan yang mengancam keselamatan relawan kemanusiaan dan jurnalis,” ujar Ketua Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI itu.
Ia juga meminta pemerintah aktif berkoordinasi dengan organisasi internasional, lembaga HAM, dan negara sahabat untuk mendorong pembebasan peserta kontingen. Menurutnya, perlindungan hukum dan kemanusiaan harus diberikan secara layak kepada seluruh relawan.
Aher mengajak masyarakat internasional terus menunjukkan solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina melalui langkah damai dan kemanusiaan. Ia menegaskan Indonesia memiliki amanat konstitusi untuk menentang segala bentuk penjajahan di dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....