Harkitnas 2026, F-PKS Dorong Elemen Bangsa Perkuat Kedaulatan Indonesia
- 21 Mei 2026 09:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ketua Fraksi PKS DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari mendorong, seluruh elemen bangsa menjadikan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 sebagai momentum memperkuat.
- Semangat yang diwariskan para pendiri bangsa melalui lahirnya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908, menurutnya, harus terus dihidupkan.
- Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi momentum konsolidasi semangat kita semua untuk membuat negara ini bangkit.
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Fraksi PKS DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari mendorong, seluruh elemen bangsa menjadikan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 sebagai momentum memperkuat. Yakni, memperkuat persatuan dan mengonsolidasikan semangat kebangkitan demi masa depan Indonesia yang lebih berdaulat dan maju.
Semangat yang diwariskan para pendiri bangsa melalui lahirnya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908, menurutnya, harus terus dihidupkan. Terutama, dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan, seperti persoalan pangan, pendidikan, ketahanan ekonomi, hingga penguatan karakter generasi muda.
“Tema Harkitnas tahun ini, ‘Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara’, mengandung pesan yang sangat mendalam. Masa depan Indonesia bergantung pada menjaga dan menyiapkan generasi penerus bangsa agar tumbuh dengan karakter, pendidikan, dan semangat cinta Indonesia,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPR ini dalam keterangan persnya, di Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026.
| Baca juga: Sambut Harkitnas, Pemerintah Percepat PSE |
Ia menegaskan, kebangkitan nasional tidak boleh dimaknai sebatas seremoni tahunan. Melainkan, harus menjadi energi kolektif untuk membangun optimisme dan memperkuat gotong royong nasional.
“Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi momentum konsolidasi semangat kita semua untuk membuat negara ini bangkit. Bangkit dalam persatuan, bangkit dalam kemandirian, dan bangkit dalam keberpihakan kepada rakyat,” ucap Kharis.
Kemudian, Kharis menilai, semangat kebangkitan yang lahir pada tahun 1908 relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Di tengah tantangan global, Indonesia membutuhkan kekuatan nasional bertumpu pada persatuan rakyat serta kemandirian dalam berbagai sektor strategis.
“Kebangkitan bangsa tidak lahir dari ketergantungan kepada pihak lain. Tetapi, dari kekuatan rakyatnya sendiri yang bersatu dan memiliki tujuan bersama," ujar Kharis.
Sebelumnya, Presiden RI, Prabowo Subianto turut mengucapkan, selamat Harkitnas 2026. Tepatnya, usai menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027 di DPR.
"Selamat hari kebangkitan Nasional," kata Prabowo mengakhiri pidatonya dalam Rapat Paripurna DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026. Presiden Prabowo pun mengajak setiap elemen bangsa melanjutkan perjuangan para pendiri bangsa Indonesia.
"Mari kita lanjutkan perjuangan bapak bapak pendiri bangsa kita. Merdeka!," ucap Presiden Prabowo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....