Saat Presiden Prabowo Cari Kopi di Podium Rapat Paripurna DPR
- 20 Mei 2026 15:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Momen menarik saat Presiden Prabowo Subianto mencari kopi di atas podium pidato mencuri perhatian rapat paripurna DPR RI.
- Presiden menyampaikan langsung arah kebijakan ekonomi dan fiskal RAPBN 2027 di hadapan DPR RI.
RRI.CO.ID, Jakarta - Ada momen menarik saat Presiden Prabowo Subianto mencari kopi di atas podium pidato mencuri perhatian rapat paripurna DPR RI, Rabu, 20 Mei 2026. Momen tersebut terjadi saat Presiden menyampaikan pidato Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
Di ruang sidang paripurna, Presiden sempat berhenti sejenak ketika membahas peran swasta dalam perekonomian nasional. Presiden tampak celingukan mencari kopi yang telah disediakan di podium pidato.
Ketika menemukan cangkir kopi tersebut, Presiden langsung meminta izin kepada Ketua DPR RI Puan Maharani untuk meminumnya. “Saya mohon izin, boleh saya minum, Ibu Ketua?” kata Presiden yang langsung disambut tepuk tangan anggota DPR RI.
Presiden kemudian menyinggung sejumlah perusahaan Indonesia yang berhasil menembus pasar internasional. “Bagaimanapun, perusahaan seperti Indofood sudah dipasarkan ke seluruh dunia,” kata Presiden.
Menurut Presiden, produk Indonesia kini mulai dikenal di berbagai negara termasuk kawasan Eropa dan Afrika. Presiden juga menyinggung keberhasilan perusahaan kopi Indonesia memasarkan produknya hingga lebih dari 100 negara.
Ia kemudian berseloroh bahwa keberhasilan tersebut didukung budaya minum kopi yang ikut dipromosikannya. “Juga perusahaan seperti Mayora berhasil memasarkan Kopiko di lebih dari 100 negara,” ujarnya.
Suasana rapat paripurna kembali cair ketika Presiden menyinggung merek minuman Es Teler 77 dalam pidatonya. Presiden bahkan sempat bercanda mengenai kemungkinan kader Partai Gerindra membuat merek tandingan bernama Es Teler 88.
“Ada juga itu Es Teler 77, kalau orang Gerindra nggak mau bikin saingannya Es Teler 88,” ucap Presiden. Candaan tersebut langsung disambut tawa para anggota dewan yang hadir di ruang sidang.
Presiden kemudian meminta maaf kepada pimpinan sidang karena melontarkan candaan di tengah pidato resmi kenegaraan. Menurut Presiden, candaan tersebut disampaikan agar suasana rapat tetap semangat dan tidak mengantuk.
Rapat paripurna DPR RI tersebut digelar bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional 2026. Dalam agenda tersebut, Presiden menyampaikan langsung arah kebijakan ekonomi dan fiskal pemerintah untuk RAPBN Tahun Anggaran 2027.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....