BNPB: Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Tiga Provinsi

  • 19 Mei 2026 18:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyatakan hujan dengan intensitas tinggi dalam 24 jam terakhir
  • Ini memicu banjir di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat
  • Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan banjir akibat luapan sungai tersebut merendam ribuan rumah warga

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyatakan hujan dengan intensitas tinggi dalam 24 jam terakhir. Ini memicu banjir di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan banjir akibat luapan sungai tersebut merendam ribuan rumah warga. Termasuk sejumlah fasilitas publik.

“Banjir mengakibatkan rumah warga dan fasilitas umum terendam. Serta menyebabkan sebagian warga harus mengungsi,” kata Abdul, Selasa, 19 Mei 2026.

Di Sulawesi Tengah, banjir melanda Desa Tuladenggi Pantai, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong pada Senin (18/5). Bencana tersebut berdampak pada 66 warga dan merendam 66 unit rumah, satu fasilitas kesehatan, satu fasilitas ibadah, serta satu fasilitas umum.

Sementara itu di Kalimantan Selatan, banjir terjadi di Kabupaten Tapin dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Di Kabupaten Tapin, sebanyak 155 rumah di Desa Lawahan, Kecamatan Tapin Selatan terendam banjir yang berdampak pada 589 jiwa.

Sedangkan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, banjir merendam tiga kecamatan dengan dampak mencapai 2.489 rumah warga, 12 fasilitas ibadah, 13 fasilitas pendidikan, dan 15 perkantoran. Ketinggian muka air di wilayah tersebut dilaporkan berkisar antara 10 hingga 60 sentimeter.

Di Jawa Barat, banjir melanda Kabupaten Cirebon akibat meluapnya sungai ke permukiman warga di empat kecamatan. Sebanyak 1.363 rumah terdampak banjir dengan jumlah warga terdampak mencapai 5.139 jiwa, sementara 30 warga mengungsi ke rumah kerabat.

Abdul Muhari mengatakan kondisi banjir di Parigi Moutong dan Cirebon mulai berangsur surut. Namun petugas BPBD di masing-masing daerah masih melakukan penanganan darurat dan evakuasi warga.

BNPB mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Masyarakat juga diminta segera melakukan evakuasi mandiri ke lokasi aman apabila hujan deras terjadi dalam durasi yang lama.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....