Respons Airlangga soal Isu Rupiah usai Ratas dengan Presiden
- 19 Mei 2026 06:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, hanya mengatakan respons pemerintah terhadap pelemahan rupiah masih dimatangkan.
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto, merespons singkat terkait pelemahan nilai tukar rupiah. Ini disampaikannya setelah mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 18 Mei 2026.
Saat ditanya wartawan, Airlangga mengatakan materi rapat mengenai pelemahan rupiah masih dimatangkan pemerintah. “Nanti sesudahnya baru kami beritahukan,” ujarnya.
Airlangga menambahkan rapat hanya membahas agenda lain tanpa menjelaskan secara rinci materi yang dibicarakan bersama Presiden. “Rencana yang lain,” ujarnya singkat.
Nilai tukar rupiah tercatat berada di level Rp17.645 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin, 18 Mei 2026. Ini berarti turun sekitar 1,17 persen dibandingkan pada perdagangan sehari sebelumnya.
| Baca juga: Gubernur Bank Indonesia Yakin Rupiah Stabil |
Pemerintah sebelumnya memastikan kondisi fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah tekanan global. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan stabilitas fiskal dan pertumbuhan ekonomi nasional masih terjaga.
Pelemahan rupiah dalam beberapa hari terakhir terjadi di tengah meningkatnya sentimen global dan ketidakpastian ekonomi internasional. Pemerintah menyatakan terus memantau perkembangan pasar keuangan dan kondisi nilai tukar rupiah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....