Mensos Ingatkan Jajaran Jangan Mainkan Anggaran
- 18 Mei 2026 07:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Mensos ingatkan jajaran jangan mainkan anggaran negara
- Sekolah Rakyat disebut program prioritas Presiden Prabowo
- Gus Ipul larang praktik mark up dan vendor titipan
- Penyalahgunaan kewenangan disebut tidak boleh terjadi
- Pengadaan diminta transparan dan sesuai aturan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf mengingatkan seluruh jajaran Kementerian Sosial (Kemensos) tidak bermain-main dengan anggaran negara. Terlebih Kemensos saat ini menjalankan program prioritas Presiden Prabowo Subianto melalui Sekolah Rakyat.
Pernyataan itu disampaikan saat Apel Ikrar Tanpa Korupsi di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Senin 18 Mei 2026. Menurut Gus Ipul, program prioritas pemerintah tidak boleh dinodai praktik korupsi.
Ia menegaskan tidak boleh ada permainan pengadaan, vendor titipan, mark up, hingga penyalahgunaan kewenangan. Menurutnya, seluruh proses pengadaan harus berjalan transparan dan sesuai aturan.
“Program prioritas Presiden tentu tidak boleh dinodai oleh korupsi. Tidak boleh dinodai oleh permainan pengadaan, vendor titipan, manipulasi administrasi, mark up, pinjam bendera, atau penyalahgunaan kewenangan,” ucapnya.
Gus Ipul juga mengingatkan bahwa era saat ini semakin sulit bagi pelaku korupsi untuk lolos dari pengawasan. Ia menilai pelanggaran cepat atau lambat akan terungkap.
“Kalau korupsi tinggal tunggu waktu. Kalau tidak hari ini ketahuan besok,” katanya.
Menurutnya, banyak persoalan muncul akibat administrasi yang tidak tertib dan pengadaan yang terlambat. Karena itu, seluruh jajaran diminta disiplin dalam setiap tahapan kerja.
“Pengadaan harus tepat waktu, tepat prosedur, dan tepat spesifikasi. Selain itu, tertib administrasi, siap diaudit kapan saja,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....