Ketahui Amalan 10 Hari Pertama dan 6 Hari Istimewa di Bulan Zulhijah

  • 18 Mei 2026 09:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sepuluh hari pertama Zulhijah menjadi waktu utama memperbanyak amal saleh dan zikir.
  • Puasa Arafah memiliki keutamaan pengampunan dosa selama dua tahun bagi umat Islam.
  • Hari Tasyrik menjadi waktu larangan berpuasa sekaligus momentum memperbanyak takbir dan zikir.

RRI.CO.ID, Jakarta - Bulan Zulhijah menjadi salah satu bulan istimewa dalam kalender Islam yang penuh hikmah dan keutamaan. Zulhijah termasuk empat bulan haram bersama Zulkaidah, Muharam, dan Rajab.

Keistimewaan tersebut terlihat pada sepuluh hari pertama Zulhijah yang dipenuhi kesempatan memperbanyak amal saleh. Karena itu, umat Islam dianjurkan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ibadah dan zikir.

Mengutip NU Online, berikut amalan serta hari-hari istimewa dalam bulan Zulhijah 1447 Hijriah.

Puncak Keutamaan Ibadah (10 Hari Pertama Zulhijah)

Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menegaskan pentingnya memperbanyak zikir selama sepuluh hari pertama Zulhijah. Bahkan, zikir pada Hari Arafah disebut lebih dianjurkan dibanding hari-hari lainnya.

واعلم أنه يستحب إكثار من الأذكار في هذا العشر زيادة على غيره ويستحب من ذلك في يوم عرفة أكثر من باقى العشر

Artinya: “Ketahuilah bahwa disunahkan memperbanyak zikir pada sepuluh awal Zulhijah dibanding hari lainnya. Pada Hari Arafah lebih dianjurkan lagi.”

Selain itu, anjuran memperbanyak zikir dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat Al-Hajj ayat 28 mengenai hari tertentu. Ayat tersebut menegaskan pentingnya menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan.

وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ

Artinya: “Dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan.” (QS. Al-Hajj: 28)

Ibnu Abbas, Imam Asy-Syafi’i, dan jumhur ulama menafsirkan ayyām ma‘lūmāt sebagai sepuluh hari pertama Zulhijah. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah selama momentum istimewa tersebut.

Dalam hadis riwayat Ahmad, Rasulullah SAW menyebut amal saleh pada awal Zulhijah sangat dicintai Allah SWT. Umat Islam juga dianjurkan memperbanyak tahlil, takbir, dan tahmid selama hari-hari tersebut.

مَا مِنْ أَيَّامٍ أَعْظَمُ عِنْدَ اللَّهِ وَلَا أَحَبُّ إِلَيْهِ الْعَمَلُ فِيهِنَّ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ الْعَشْرِ فَأَكْثِرُوا فِيهِنَّ مِنْ التَّهْلِيلِ وَالتَّكْبِيرِ وَالتَّحْمِيدِ

Artinya: “Tidak ada hari lebih agung di sisi Allah dibanding sepuluh hari pertama Zulhijah.” (HR Ahmad)

Hari Arafah (9 Zulhijah)

Hari Arafah jatuh pada 9 Zulhijah atau Selasa, 26 Mei 2026, saat jemaah haji melaksanakan wukuf. Momentum tersebut menjadi salah satu hari paling istimewa dalam kalender Islam.

Bagi umat Islam yang tidak menunaikan ibadah haji, disunahkan melaksanakan Puasa Arafah pada hari tersebut. Puasa itu memiliki keutamaan berupa pengampunan dosa selama dua tahun.

عَنْ قَتَادَةَ بْنِ النُّعْمَانِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ صَامَ يَوْمَ عَرَفَةَ غُفِرَ لَهُ سَنَةٌ أَمَامَهُ وَسَنَةٌ بَعْدَهُ

Artinya: “Siapa yang berpuasa pada Hari Arafah, diampuni dosa setahun sebelumnya dan setahun berikutnya.” (HR Ibnu Majah)

Selain Puasa Arafah, umat Islam juga dianjurkan melaksanakan Puasa Tarwiyah pada 8 Zulhijah. Puasa Tarwiyah tahun ini jatuh pada Senin, 25 Mei 2026.

Hari Arafah juga menjadi momentum mustajab memperbanyak doa serta memohon ampunan kepada Allah SWT. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah dan zikir pada hari tersebut.

Hari Raya Iduladha (10 Zulhijah)

Hari Raya Iduladha jatuh pada 10 Zulhijah atau Rabu, 27 Mei 2026, bagi umat Islam Indonesia. Perayaan tersebut identik dengan penyembelihan hewan kurban dan pembagian daging kepada masyarakat.

Iduladha mengingatkan umat Islam terhadap keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam berkorban. Selain itu, ibadah kurban menjadi simbol ketakwaan dan pengorbanan kepada Allah SWT.

Pembagian daging kurban juga memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, Iduladha menjadi momentum mempererat hubungan sosial antarsesama umat Islam.

Hari Tasyrik (11-13 Zulhijah)

Hari Tasyrik berlangsung selama tiga hari setelah Hari Raya Iduladha, tepatnya 11 hingga 13 Zulhijah. Pada hari tersebut, umat Islam dilarang melaksanakan puasa sunah.

Dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 203, Allah SWT memerintahkan umat Islam memperbanyak zikir tertentu. Mayoritas ulama menafsirkan ayat tersebut sebagai hari-hari Tasyrik setelah Iduladha.

وَاذْكُرُوا اللهَ فِي أَيّامٍ مَعْدُوداتٍ

Artinya: “Dan ingatlah Allah dalam beberapa hari yang terhitung.” (QS. Al-Baqarah: 203)

Selain memperbanyak zikir, umat Islam dianjurkan terus mengumandangkan takbir selama Hari Tasyrik berlangsung. Momentum tersebut juga menjadi bagian penting dalam rangkaian perayaan Iduladha.

Dalam hadis riwayat Ibnu Majah, Rasulullah SAW menyebut Hari Tasyrik sebagai hari makan dan minum. Karena itu, umat Islam tidak diperbolehkan melaksanakan puasa sunah pada hari tersebut.

عَنْ بِشْرِ بْنِ سُحَيْمٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطَبَ أَيَّامَ التَّشْرِيقِ فَقَالَ لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ إِلَّا نَفْسٌ مُسْلِمَةٌ وَإِنَّ هَذِهِ الْأَيَّامَ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

Artinya: “Hari Tasyrik merupakan hari makan dan minum bagi umat Islam.” (HR Ibnu Majah)

Ibadah Haji (Momentum Persaudaraan Umat Islam)

Bulan Zulhijah identik dengan pelaksanaan ibadah haji yang mempertemukan jutaan umat Islam di Tanah Suci. Mereka datang dari berbagai negara untuk menjalankan rukun Islam kelima.

Ibadah haji mencerminkan persatuan umat Islam tanpa membedakan ras, bahasa, maupun status sosial masyarakat. Seluruh jemaah mengenakan pakaian ihram sebagai simbol kesetaraan di hadapan Allah SWT.

Momentum Muhasabah

Zulhijah menjadi bulan terakhir dalam kalender Hijriah sebelum memasuki tahun baru Islam berikutnya. Karena itu, umat Islam dianjurkan melakukan muhasabah atau evaluasi diri selama setahun terakhir.

Momentum tersebut menjadi kesempatan memperbaiki kualitas ibadah dan memperbanyak amal saleh kepada sesama manusia. Dengan begitu, umat Islam diharapkan memasuki tahun baru Hijriah dengan keadaan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....