KDKMP Perkuat Ekonomi Desa dan Ketahanan Pangan Nasional

  • 17 Mei 2026 15:13 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KDKMP ditujukan sebagai pusat layanan ekonomi desa terpadu bagi petani, nelayan, dan masyarakat desa
  • 9.182 gerai KDKMP telah dibangun per 15 Mei 2026, dengan target nasional 80.000 gerai
  • Fasilitas KDKMP meliputi gerai sembako, gudang logistik, layanan simpan pinjam, apotek, dan klinik
  • Pemerintah membuka 30.000 rekrutmen manajer KDKMP untuk penguatan SDM koperasi

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah berkomitmen memperkuat ekonomi desa melalui pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau KDKMP. Program ini juga merupakan salah satu instrumen dalam mendukung ketahanan pangan dan distribusi nasional berbasis desa.

Pembentukan KDKMP dilakukan berlandaskan Pasal 33 UUD 1945, tentang asas kekeluargaan ekonomi. Selain itu Inpres Nomor 9 dan 17 Tahun 2025, mengenai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Pembangunan dan kelengkapannya.

Program tersebut mendukung Asta Cita kedua mengenai swasembada pangan nasional. Serta Asta Cita keenam mengenai pembangunan desa dan pemerataan ekonomi nasional.

KDKMP diproyeksikan menjadi pusat layanan ekonomi desa terpadu. Kehadirannya diharapkan meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, dan masyarakat desa.

Presiden RI, Prabowo Subianto menyebut, koperasi menjadi kekuatan bersama masyarakat Indonesia. Menurutnya, ekonomi nasional dibangun berdasarkan semangat kekeluargaan dan gotong royong.

”Koperasi ini akan jadi milik kita bersama, akan menjadi kekuatan kita bersama, akan membantu Indonesia incorporated. Ekonomi kita adalah ekonomi yang dibangun atas dasar kekeluargaan.” ujar Prabowo saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa Merah-Putih di Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026.

Pemerintah juga menilai, KDKMP mampu memperpendek rantai distribusi pangan nasional. Langkah itu sekaligus melindungi masyarakat dari tengkulak dan rentenir.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, menilai KDKMP membawa perubahan besar ekonomi rakyat. Ia mengatakan pertumbuhan ekonomi harus dimulai dari tingkat desa dan masyarakat bawah.

”Melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Bapak Presiden menghadirkan koreksi besar agar ekonomi rakyat benar-benar tumbuh dari bawah.” katanya

Dari 1.061 KDKMP yang diresmikan Presiden, 530 unit tersebar di 7 kabupaten Jawa Timur. Sementara 531 unit sisanya beroperasi di 8 kabupaten/kota Jawa Tengah.

Hingga Jumat, 15 Mei 2026, 9.182 gerai KDKMP telah dibangun, dan ditargetkan mencapai 80 ribu gerai secara nasional. Gerai KDKMP menyediakan sembako, gudang logistik, layanan simpan pinjam, dan apotek, serta klinik kesehatan untuk melayani masyarakat desa.

KDKMP membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat, karena melibatkan banyak tenaga kerja lokal dan satu manajer profesional. Pemerintah juga merekrut 30 ribu manajer KDKMP secara nasional, guna memperkuat pengelolaan koperasi secara modern dan profesional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....