Menko Bidang Pangan Jamin Rekrutmen Manajer KDKMP dan KNMP Adil tanpa Biaya
- 05 Mei 2026 02:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menko Bidang Pangan memberikan jaminan penuh terhadap transparansi proses rekrutmen puluhan ribu manajer koperasi desa di seluruh Indonesia.
- Pemerintah sedang mempersiapkan puluhan ribu posisi pengelola koperasi guna memotong rantai distribusi pangan yang selama ini merugikan petani.
- Ratusan ribu pelamar administratif dinyatakan memenuhi kualifikasi seleksi phtc panselnas untuk mengisi formasi pengelola koperasi kampung nelayan serta desa.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah menjamin seleksi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berjalan transparan serta bebas dari berbagai pungutan liar. Jaminan keadilan rekrutmen tersebut juga berlaku untuk para pencari kerja pada program Koperasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Sebanyak 35.476 formasi tersedia bagi masyarakat dalam pendaftaran yang telah ditutup. Seluruh pelamar berkesempatan mendapatkan posisi melalui pengawasan kementerian sejak pendaftaran.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menginformasikan data mengenai kecurangan pihak tertentu. Oknum tidak bertanggung jawab tersebut mencoba melakukan penipuan lewat penyebaran tautan palsu demi mendapatkan keuntungan finansial secara ilegal.
"Saya juga harus bicara tegas soal penipuan yang marak. Ada oknum-oknum yang mengatasnamakan Koperasi Merah Putih, menyebar link palsu, membuat data pribadi terancam disalahgunakan, bahkan minta uang, bayaran,” ujar Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Senin, 4 Mei 2026.
“Kami tegaskan di sini, satu-satunya website resmi adalah www.phtc.panselnas.go.id. Tidak ada biaya satu rupiah pun. Tidak ada, seperti yang kami katakan dulu, tidak ada pungutan biaya apa pun," ujarnya.
"Tidak ada orang dalam. Yang datang ke Menko minta tolong, tidak bisa. Ke Menteri PANRB juga tidak bisa. Jadi tidak ada titipan-titipan, tidak ada bantuan-bantuan. Kalau ada yang minta uang, itu pasti penipuan dan saya minta laporkan saja ke aparat hukum atau polisi," ucap Zulkifli.
Program pembentukan lembaga ekonomi kerakyatan tersebut memiliki target memperkuat kemandirian finansial pada seluruh tingkatan masyarakat kelompok warga perdesaan. Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih menjadi strategi nasional dalam memotong mata rantai distribusi yang kini cenderung merugikan petani.
"Jadi, Kopdes atau Koperasi Kelurahan Merah Putih itu selain memotong rantai pasok yang panjang, juga bisa menjadi offtaker. Jadi, kalau ada produksi di desa yang tidak sesuai dengan harga yang kita tentukan, maka Kopdes bisa membeli," kata dia.
"Nanti bantuan seperti PKH, bantuan pangan, hingga beasiswa harus tepat sasaran," ujarnya.
Penyaluran barang subsidi dari negara segera dilakukan secara terpadu melalui pengawasan pengelola Koperasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Langkah tersebut bertujuan meminimalkan potensi ketimpangan sosial melalui prinsip keadilan yang merata bagi warga di setiap desa.
"Bukan karena kedekatan dengan aparat desa, tetapi betul-betul untuk masyarakat yang layak menerima. Nantinya, bantuan pemerintah dan barang subsidi seperti pupuk, gas, dan lainnya akan disalurkan melalui Koperasi Desa Merah Putih atau Kelurahan Merah Putih. Jadi tujuannya sangat strategis," ucapnya.
Pihak penyelenggara mengapresiasi besarnya semangat masyarakat yang mendaftarkan diri guna membantu perkembangan ekonomi lokal. Tingginya angka partisipasi warga menggambarkan kepercayaan pada integritas sistem seleksi mandiri yang transparan dan bebas dari suap.
Panitia mengumumkan peminat pendaftaran manajer koperasi sudah mencapai total 639.730 orang pada akhir masa seleksi. Peserta yang kini telah dinyatakan lulus syarat administrasi resmi tercatat berjumlah 483.648 pelamar dari seluruh wilayah Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....