Presiden Akan Terus Evaluasi Pelaksanaan MBG Ditengah Berbagai Tantangan
- 17 Mei 2026 13:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto mengakui program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menghadapi berbagai tantangan dan perlu terus ditertibkan
- Presiden menegaskan pemerintah akan mencopot pihak yang terbukti menyimpang dalam pelaksanaan program MBG.
- Presiden menyebut program MBG membantu rakyat kecil sekaligus menggerakkan ekonomi desa hingga miliaran rupiah per tahun.
RRI.CO.ID, Nganjuk - Presiden Prabowo Subianto mengakui program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaannya. Kepala Negara mengatakan, pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG di berbagai daerah.
“Bahwa banyak masalah, iya. Bahwa banyak tantangan, benar, MBG banyak masalah, kita harus tertibkan,” kata Presiden saat meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026.
Presiden mengakui masih ada pihak-pihak yang tidak menjalankan program dengan baik dan menyalahgunakan kewenangan. Karena itu, Presiden memastikan pemerintah akan menindak tegas pihak yang melanggar aturan dalam pelaksanaan program tersebut.
“Yang menyimpang, yang melanggar akan kita bersihkan. Kita copot dari jabatan,” ujar Presiden.
Meski begitu, Presiden menegaskan program MBG tetap menjadi prioritas pemerintah karena memiliki dampak besar bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Presiden mengaku sering menerima keluhan dan harapan langsung dari para petani agar program tersebut tidak dihentikan.
“Ke mana-mana saya ketemu rakyat kecil, petani bilang, Pak tolong MBG jangan diberhentikan. Ini sangat membantu cucu-cucu saya bisa makan,” ucap Presiden.
Menurut Presiden, manfaat program MBG memang tidak langsung terlihat dalam waktu singkat. Namun, ia meyakini dampak besar program tersebut baru akan dirasakan dalam jangka panjang, terutama terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Jangan sekarang, jangan 2029. Nanti 20 tahun lagi saudara nilai apa yang kita buat hari ini,” kata Presiden.
Presiden juga menyebut program MBG dapat menggerakkan ekonomi desa karena menciptakan perputaran uang di tingkat lokal. Berdasarkan perhitungannya, program tersebut mampu menghadirkan perputaran dana hingga Rp10,8 miliar per tahun di satu desa.
“Dengan MBG, kita tambah Rp10 miliar. Jadi uang beredar di desa meningkat,” ujar Presiden.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....