Mentrans Tekankan Pengalaman Lapangan Bentuk Pemimpin Muda Indonesia

  • 17 Mei 2026 14:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Transmigrasi (Mentrans) Iftitah Sulaiman menekankan Suryanagara menegaskan pengalaman nyata di lapangan menjadi bekal penting membentuk karakter dan kepemimpinan generasi muda Indonesia

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Transmigrasi (Mentrans) Iftitah Sulaiman menekankan Suryanagara menegaskan pengalaman nyata di lapangan menjadi bekal penting membentuk karakter dan kepemimpinan generasi muda Indonesia. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan pembekalan Tim Ekspedisi Patriot 2026 di Jakarta.

“Pengalaman nyata tidak bisa sepenuhnya dipelajari dari ruang kelas. Kita belajar teori bagus, tapi kalau tidak dipraktikkan di lapangan rasanya seperti sayur asam kurang garam,” kata Iftitah Sulaiman menekankan Suryanagara saat memberikan sambutan dalam acara Patriot Move 2026 di Jakarta, Minggu, 17 Mei 2026.

Iftitah menilai, Indonesia membutuhkan lebih banyak generasi muda hadir langsung mendukung pembangunan nasional di berbagai daerah. Menurutnya, pengalaman lapangan membentuk mental kepemimpinan sekaligus kemampuan membaca potensi daerah untuk menciptakan peluang ekonomi baru.

“Mereka kehidupannya jauh lebih baik. Banyak yang menjadi dokter dan profesor karena ayahnya ikut program transmigrasi,” ujarnya.

Ia juga menyinggung hasil survei Deloitte Global 2026 yang menyebut Generasi Z lebih memilih pengalaman dan tantangan sebagai sarana aktualisasi. Menurutnya, hal itu sejalan dengan semangat program Ekspedisi Patriot 2026.

“Kita ingin orang-orang pintar ini tidak hanya pintar karena nilainya A di kelas. Tetapi juga mampu membaca potensi di lapangan,” ucap Iftitah.

Ia berharap generasi muda mampu menghubungkan potensi daerah dengan teknologi, modal, serta akses pasar nasional. Langkah tersebut penting dalam menciptakan lapangan kerja baru sekaligus mengembangkan berbagai turunan komoditas unggulan daerah.

“Generasi muda harus mampu menghubungkan potensi daerah dengan modal, teknologi, dan pasar untuk membuka lapangan kerja. Pengembangan komoditas daerah penting dilakukan agar tercipta banyak produk turunan bernilai tambah bagi perekonomian masyarakat,” kata Iftitah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....