Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Polri di Sektor Pangan

  • 16 Mei 2026 21:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 1. Presiden Prabowo apresiasi inovasi Polri dalam ketahanan pangan
  • 2. Panen raya jagung di Tuban, di atas lahan seluas 101,5 hektar dengan potensi hasil panen diperkirakan mencapai 609 ton
  • 3. Presiden Prabowo meresmikan pembangunan 10 unit gudang ketahanan pangan Polri tipe 654

RRI.CO.ID, Tuban - Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya jagung di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Secara bersamaan, Presiden meresmikan pembangunan 10 unit gudang ketahanan pangan Polri tipe 654, masing-masing memiliki kapasitas penyimpanan hingga 1.000 ton.

Presiden mengapresiasi inovasi Polri untuk menjaga ketahanan pangan. Presiden menghargai kerja keras Polri yang membantu pemerintah untuk menyiapkan pangan bagi rakyat.

"Karena itu, masalah swasembada pangan ini tidak mungkin kita capai tanpa dukungan dari semua pihak. Saya hari ini sangat gembira diundang di tempat ini, saya melihat peran Polri luar biasa. Dan di sini saya kira adalah karena leadership, kepemimpinan," kata Presiden dalam sambutannya, Sabtu, 16 April 2026.

Presiden Prabowo mengatakan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo kerap mengundang dirinya untuk menghadiri panen raya jagung. Selain itu dihadirkan pameran-pameran hasil pertanian dengan berbagai inovasi.

"Habis itu jagung, dua kali ya kau undang saya panen raya? tiga kali?sudah tiga kali, ketiga ini. Habis itu ada pameran stand-stand itu, iya kan? Dan ada selalu bukti inovasi-inovasi," katanya.

Presiden Prabowo mengatakan anggota telah membuktikan kinerja kepada masyarakat di sektor pangan. Anggota Polri kerap dicaci maki namun telah membuktikan dengan kerja nyata.

"Kalian sering dicaci maki, sedikit-sedikit Polri begini, Polri begitu, benar tidak? Minta reformasi, ya kan?. Tapi kalian sekarang buktikan, ini saya bukan memuji-muji sekali lagi, tapi benar, di tengah krisis, Indonesia punya putra-putri yang inovatif," kata Presiden.

"Putra-putri yang tidak menyerah, yang berani mencari ilmu karena kalian dekat sama rakyat, kalian dekat sama kampung. Kalian dekat sama kampus, kalian dekat sama insinyur sarjana-sarjana itu, makanya kalian tahu, ini luar biasa," ujar Kepala Negara.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo mengatakan panen raya jagung serentak kuartal dua pada lahan seluas 189.760 hektar dengan potensi hasil panen 1,23 juta ton. Sebanyak 100 ton jagung hasil panen tersebut akan diekspor ke Malaysia melalui perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

"Adapun koperasi membeli dari petani seharga Rp6.500 per kilogram dan dijual ke Malaysia dengan harga Rp7.000 per kilogram. Dengan demikian diperoleh margin keuntungan sebesar Rp500 per kilogram," kata Kapolri.

Adapun panen raya jagung di Tuban, di atas lahan seluas 101,5 hektar dengan potensi hasil panen diperkirakan mencapai 609 ton. Selanjutnya hasil panen akan diserahkan Bulog untuk mendukung penguatan cadangan pangan pemerintah dan menjaga stabilitas pasokan.

Kapolri mengatakan terdapat potensi lahan seluas 1,37 juta hektar yang tersebar di seluruh Indonesia, untuk panen jagung untuk tahun 2026. Kapolri mengatakan Polri berhasil panen raya pada kuartal pertama pada lahan seluas 91.000 hektar dengan hasil panen mencapai 884.129 ton.

Polri juga meluncurkan operasional 166 SPPG di berbagai wilayah Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi masyarakat dan pelaksanaan Program MBG. Operasional SPPG tersebut tersebar di sejumlah polda, di antaranya Polda Banten sebanyak 39 unit, Polda Sumut 17 unit, Polda Jateng 16 unit, Polda Metro Jaya 14 unit, hingga Satgas MBG sebanyak 8 unit.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....