Presiden Tegaskan Aparat Tak Boleh Lindungi Perjudian hingga Penyelundupan

  • 16 Mei 2026 14:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden RI Prabowo Subianto tegaskan pentingnya pembenahan aparat penegak hukum
  • Hal itu untuk mewujudkan keadilan dan kepercayaan masyarakat
  • Prabowo meminta hakim, polisi, jaksa, dan tentara berani melakukan koreksi internal
  • Presiden menekankan aparat bersih, memberantas penyelewengan dan praktik korupsi di institusi masing-masing
  • Aparat tidak boleh melindungi perjudian, narkoba, penyelundupan illegal, serta pendukung praktik pelanggaran hukum
  • Pernyataan disampaikan saat peresmian Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyoroti praktik aparat melindungi perjudian dan penyelundupan ilegal. Untuk itu, Presiden dengan tegas meminta penegak hukum segera melakukan pembenahan internal menyeluruh.

Kepala Negara mengatakan, kepercayaan masyarakat bergantung pada integritas aparat negara. Sehingga hakim, polisi, jaksa, dan tentara berani membersihkan institusi masing-masing dari korupsi.

Selain itu, Presiden meminta pembenahan internal harus dilakukan demi menghadirkan keadilan bagi masyarakat luas. “Aparat harus berani koreksi diri dan membersihkan institusi sehingga jangan sampai aparat melindungi perjudian, narkoba, dan penyelundupan,” ujar Presiden saat meresmikan Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 17 Mei 2026.

Presiden menegaskan aparat negara tidak boleh terlibat dalam pelanggaran hukum maupun praktik ilegal lainnya. Menurutnya, aparat bersih menjadi kunci pelayanan maksimal bagi rakyat Indonesia.

Untuk menghindari hal tersebut, Presiden pun telah memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI mulai merintis reformasi internal dalam beberapa waktu terakhir. Presiden berharap pembenahan itu terus diperkuat hingga menghasilkan institusi profesional.

Pemerintah juga mendorong aparat kembali menjalankan fungsi utama sebagai pelayan masyarakat. Prabowo meminta aparat menjadi institusi yang dicintai dan dipercaya rakyat.

“Jadilah tentara rakyat dan polisi yang dicintai rakyat. Kepercayaan publik harus dijaga melalui pelayanan bersih,” kata Kepala Negara.

Sorotan terhadap pembenahan aparat disampaikan bersamaan peresmian Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Jawa Timur. Museum itu berdiri di atas lahan seluas 938,6 meter persegi.

Kompleks museum memiliki gedung utama dan rumah singgah yang menyimpan berbagai koleksi pribadi Marsinah. Sejumlah barang menggambarkan perjalanan hidup Marsinah sebagai buruh pabrik di Sidoarjo.

Koleksi museum meliputi sepeda onthel, seragam kerja pabrik, hingga piagam penghargaan milik Marsinah. Barang-barang itu menjadi pengingat perjuangan hak buruh dan keadilan sosial.

Prabowo menilai semangat perjuangan Marsinah relevan dengan pembenahan aparat penegak hukum saat ini. Pemerintah ingin pelayanan hukum berjalan bersih dan berpihak kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....