Wamendiktisaintek: Sekolah Garuda Dorong Pemerataan Pendidikan Bertaraf Global
- 14 Mei 2026 16:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wamendiktisaintek Stella Christie menegaskan KSP berperan penting dalam pembangunan dan percepatan operasional Sekolah Garuda.
- Pemerintah menyiapkan Sekolah Garuda sebagai pemerataan pendidikan bertaraf internasional bagi siswa berprestasi di berbagai daerah.
- Program Sekolah Garuda ditargetkan mulai beroperasi Juli 2026 dan diharapkan melahirkan talenta unggul berkelas dunia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Pendidikan TInggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menyoroti percepatan pembangunan Sekolah Garuda di berbagai daerah. Program itu ditujukan memperluas akses pendidikan internasional luar Pulau Jawa.
Stella mengatakan, pembangunan Sekolah Garuda melibatkan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah. Proses percepatan dinilai membutuhkan dukungan kuat dari Kantor Staf Presiden (KSP).
“Tanpa KSP kita tidak bisa membangun Sekolah Garuda. Banyak persoalan teknis harus segera diselesaikan,” kata Stella di Kantor KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.
Menurut Stella, keterlibatan KSP dimulai sejak penyusunan Peraturan Presiden hingga pelaksanaan teknis lapangan. Pendampingan dilakukan untuk memastikan pembangunan sekolah berjalan sesuai target pemerintah.
Sekolah Garuda dibangun di sejumlah wilayah strategis luar Pulau Jawa. Lokasi pembangunan meliputi Belitung, Soe, Tanjung Selor, dan Sulawesi Tenggara.
Pemerintah ingin siswa berprestasi daerah memperoleh pendidikan berkualitas bertaraf internasional. Program itu juga diharapkan mengurangi kesenjangan akses pendidikan nasional.
Stella menyebut minat masyarakat terhadap Sekolah Garuda terus meningkat setiap tahunnya. Peserta seleksi berasal dari berbagai provinsi luar Jawa dan Jakarta.
“Mayoritas peserta bukan berasal dari Jakarta atau Jawa Barat. Banyak berasal dari Sumatera Utara, NTT, dan Kalimantan Utara,” ujarnya.
Pemerintah juga menyiapkan dukungan dana abadi untuk keberlanjutan program pendidikan tersebut. Langkah itu menjadi bagian strategi pengembangan sumber daya manusia unggul nasional.
Stella menilai investasi pendidikan penting untuk mencetak talenta Indonesia berdaya saing global. Pemerintah berharap lahir generasi unggul dari berbagai daerah Indonesia.
“Kita berharap Indonesia melahirkan talenta kelas dunia. Bukan hanya berprestasi olahraga, tetapi juga ilmu pengetahuan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman memastikan pembangunan Sekolah Garuda terus dipercepat pemerintah. Sekolah tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada Juli 2026.
“Ini merupakan bagian dari agenda besar Bapak Presiden Republik Indonesia. Khususnya untuk mencetak talenta unggul Indonesia berstandar global,” kata Dudung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....