KSP Bertemu Wamendikti, Targetkan Sekolah Unggulan Garuda Beroperasi Juli 2026

  • 14 Mei 2026 07:06 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman membahas percepatan operasional Sekolah Garuda bersama Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie. Pemerintah menargetkan program SMA Unggulan Garuda mulai beroperasi pada Juli 2026.

“Ya, ini tadi Bu Stella ke tempat saya membahas tentang SMA Garuda transformasi dan SMA Garuda baru. Ini merupakan bagian dari agenda besar Bapak Presiden Republik Indonesia untuk mencetak talenta unggul Indonesia berstandar global," kata Dudung dalam keterangan pers di Kantor KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.

Dudung menjelaskan pembangunan SMA Unggulan Garuda difokuskan di wilayah yang jauh dari pusat akses. Langkah tersebut dilakukan agar kesempatan pendidikan berkualitas dapat menjangkau lebih banyak daerah.

Menurut Dudung, pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah hambatan teknis di lapangan. Karena itu, KSP melakukan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah untuk mempercepat penyelesaian masalah.

"KSP ini mengawal program SMA Unggulan Garuda, sebagai program hasil terbaik cepat, yang membutuhkan percepatan dan penyelesaian. Banyak hal-hal yang tadi Bu Stella sampaikan, dengan kehadiran KSP sangat membantu karena memang di lapangan banyak kendala-kendala," ujarnya.

Ia mengatakan Kemendiktisaintek fokus menyiapkan pembangunan, sarana-prasarana, guru, dan calon peserta didik. Sementara KSP membantu komunikasi teknis dengan kementerian terkait serta masyarakat sekitar lokasi pembangunan.

"Dikti hanya melakukan program, proses pembangunan, sampai menyiapkan sarana dan prasarana, serta guru termasuk calon. Tapi di lapangan itu banyak kendala-kendala yang harus kita komunikasikan," ujar Dudung.

"Misalnya dengan Kementerian PU, kemudian dengan masyarakat sekitarnya, kewilayahan, pelabuhan dan sebagainya. Maka KSP hadir di situ," ucap Dudung melanjutkan.

Dudung menyebut progres pembangunan Sekolah Garuda di sejumlah daerah menunjukkan perkembangan positif. Pembangunan di Bangka Belitung mencapai 24,52 persen dari target 24,46 persen.

Sementara pembangunan di Nusa Tenggara Timur mencapai 30,27 persen dan Sulawesi Tenggara 33,17 persen. Namun, pembangunan sekolah di wilayah Kalimantan masih mengalami sejumlah hambatan lapangan.

"Progres pembangunan SMA Unggulan Garuda baru ini per Mei 2026 menunjukkan capaian positif, berada di atas target pada seluruh lokasi. Program ini harus cepat, diharapkan nanti di bulan Juli ini akan selesai dan beroperasi," kata Dudung.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....