Pemerintah Genjot Penyaluran Kerja Lulusan Program SMK Go Global
- 12 Mei 2026 15:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar mengatakan, pemerintah terus menggenjot perluasan penyaluran kesempatan kerja melalui program SMK Go Global
- Menko PM Muhaimin Iskandar menuturkan, program SMK Go Global terus bertambah tiap tahunnya
- Penyaluran kesempatan kerja lulusan SMK Go Global diungkapkan Menko PM Muhaimin Iskandar, akan disalurkan ke sejumlah negara yang bekerja sama dengan Indonesia
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), terus menggenjot perluasan kesempatan kerja bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Hal itu disampaikan Menko PM, Muhaimin Iskandar, saat di temui wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 12 Mei 2026.
Perluasan kesempatan kerja bagi peserta didik yang baru menamatkan jenjang pendidikannya itu, akan dilakukan melalui program SMK Go Global. Program ini dikatakan Menko PM, akan menyasar peserta didik SMK dari kelompok ekonomi miskin ekstrem.
Menko PM menyebut, sebagai langkah strategis pemerintah, program ini nantinya akan membina dan melatih keterampilan para peserta. Sehingga hal ini dijelaskannya, akan menghasilkan tenaga kerja yang berdaya saing, di tengah persaingan global yang kompetitif.
"SMK Go Global terus setiap hari bertambah jumlah yang berangkat, dengan pendampingan, bantuan pelatihan. Target-target, terutama lulusan SMK di Desil-1, yang daerah-daerah paling miskin," kata Muhaimin saat ditemui wartawan di Pilar Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.
Lebih lanjut Menko PM yang akrab disapa Cak Imin menargetkan, para peserta program tersebut mencapai 500 ribu peserta. Ia menyatakan target keikutsertaan lulusan SMK dalam program ini, secara akumulasinya hingga pada tahun 2029.
Program ini, telah menyalurkan tenaga kerja SMK yang siap berdaya saing global. Teranyar, pada Jumat, 3 April 2026, Kemenko PM bersama pihak terkait telah mengirimkan 200 lulusan SMK ke Jepang.
Kendati demikian, Menko PM Cak Imin menuturkan bahwa pemerintah akan memperluas penyaluran program SMK Go Global. Setidaknya pemerintah Indonesia telah bekerja sama dengan sejumlah negara, untuk menyalurkan tenaga kerja lulusan SMK yang berdaya saing.
"(Kerja sama dengan) Eropa, Amerika, Korea, Timur Tengah. Jepang, Eropa Barat, Eropa Timur," ujar Menko PM Cak Imin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....