Menko PM Dorong Lulusan SMA/SMK Kerja ke Luar Negeri
- 24 Feb 2026 18:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta : Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar mendorong lulusan SMA dan SMK berani bekerja ke luar negeri. Kesempatan menjadi pekerja migran disebut memiliki prospek besar dan menjanjikan untuk generasi muda terampil Indonesia.
“Potensi market-nya memang sangat besar dan bagus serta gajinya tinggi, jaminan sosial asuransinya juga bagus. Sehingga peluang itulah yang akan kita dorong,” kata Muhaimin Iskandar saat konferensi pers di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa, 24 Februari 2026.
Pemerintah menegaskan dorongan kerja luar negeri bagi lulusan SMA dan SMK murni karena peluang karier terbuka luas. Menurutnya, sejumlah negara memberikan apresiasi tinggi terhadap tenaga kerja terampil, termasuk lulusan pendidikan menengah kejuruan.
“Jadi kita mendorong karena peluangnya tinggi dan bagus, bukan karena faktor lain. Karena memang faktor peluang, seperti Jepang, Korea, Eropa, Amerika, dan berbagai negara lainnya dengan skilled workers itu peluangnya sangat bagus,” ucapnya.
Ia menyatakan pemerintah akan memfasilitasi para lulusan SMA/SMK yang berminat bekerja di luar negeri. Fasilitasi yang disiapkan mulai dari pelatihan, sertifikasi, hingga proses penempatan.
“Kita tidak ingin di bawah SMK atau SMA yang berangkat ke luar negeri, karena kalau tingkat pendidikan di bawah itu, banyak mengandung risiko. Sehingga kita memfasilitasi (lulusan SMA/SMK)," ujar Cak Imin.
Sementara, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin mengatakan, perlindungan kepada para PMI yang akan ikut dalam program SMK Go Global juga jadi perhatian. Salah satu langkahnya dengan meningkatkan keahlian mereka.
“Kita melakukan peningkatan kualitas pekerja migran yang kita berangkatkan ke luar itu adalah yang sudah minimal. Sehingga diharapkan dengan mereka mempunyai pendidikan yang lebih layak dan kita latih lagi melalui vokasi dengan uji kompetensi yang ketat dari negara penempatan,” kata Mukhtarudin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....