Menteri Ekraf: IP Kreatif Banyak Lahir dari Anak Muda, Tantangannya Monetasi
- 12 Mei 2026 15:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Ekraf menekankan pentingnya kolaborasi nasional melalui penguatan kapasitas pelaku usaha, akses pasar, dan pengembangan intellectual property (IP) agar dapat naik kelas dan berkelanjutan.
- Bersama Perkumpulan Alumni Amerika Serikat (ALUMNAS), pemerintah mendorong sinergi lintas subsektor untuk memperluas monetisasi karya kreatif serta membuka peluang bisnis dan pengembangan talenta muda.
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menekankan kolaborasi pengembangan ekonomi kreatif nasional. Utamanya melalui penguatan kapasitas pelaku usaha, akses pasar, hingga pengembangan IP.
“Delapan Asta Ekraf membuka banyak ruang kolaborasi. Tinggal dipetakan sektor mana yang paling potensial untuk dikembangkan bersama,” ujar Menteri Ekraf saat menerima audiensi Perkumpulan Alumni Amerika Serikat (ALUMNAS), di Gedung Autograph Tower, Jakarta, Senin 11 Mei 2026.
Dalam pertemuan itu, ia memaparkan fokus Kementerian Ekraf yang saat ini menitikberatkan pada akselerasi pelaku usaha kreatif. Tujuannya agar mampu berkembang dari tahap rintisan, berdaya, hingga mandiri.
“Banyak anak muda Indonesia yang sudah melahirkan IP-IP kreatif. Tantangannya sekarang bagaimana IP tersebut bisa dimonetisasi dan berkembang menjadi produk ekonomi kreatif yang berkelanjutan,” ujar Menteri Ekraf.
Upaya tersebut dilakukan melalui kurasi, penguatan IP, akses scale up, promosi, dan perluasan jejaring pasar. Menteri Teuku Riefky juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas subsektor dalam ekosistem ekonomi kreatif.
Menurutnya, subsektor seperti film, desain, penerbitan, animasi, dan merchandise dapat saling terhubung. Kolaborasi ini, tambahnya, dapat menciptakan nilai tambah ekonomi yang lebih besar sekaligus memperluas peluang monetisasi karya kreatif lokal.
Sementara itu, Ketua Umum ALUMNAS, Jimmy Gani, menyampaikan ALUMNAS erkontribusi untuk bangsa melalui jejaring dan pengalaman global anggotanya. ALUMNAS, katanya, siap mendukung pengembangan ekraf melalui mentoring, forum bisnis, pengembangan talenta muda, hingga pendampingan pelaku usaha.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....