Forum Nasional Perempuan Dorong Ketahanan Ekologis dan Literasi Digital

  • 10 Mei 2026 10:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Forum Nasional Perempuan Indonesia menekankan pentingnya ketahanan ekologis dan literasi digital sebagai fondasi ketahanan bangsa
  • Perempuan berperan strategis dalam pengelolaan lingkungan, pendidikan keluarga, serta penguatan literasi digital masyarakat
  • Transformasi digital dan AI menjadi tantangan sekaligus peluang bagi perempuan dalam berbagai sektor kehidupan

RRI.CO.ID, Jakarta - Forum Nasional Perempuan Indonesia menekankan pentingnya penguatan ketahanan ekologis dan literasi digital sebagai fondasi ketahanan bangsa di era modern. Peran perempuan dinilai strategis dalam menjaga lingkungan sekaligus menghadapi transformasi teknologi dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Dalam forum yang bertajuk ‘Perempuan dan Ketahanan Bangsa’, berbagai pihak menyoroti kontribusi perempuan dalam berbagai sektor kehidupan. Perempuan dinilai berperan penting dalam pengelolaan lingkungan, pendidikan keluarga, serta peningkatan literasi digital masyarakat.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perempuan Indonesia Maju (PIM) Lana T Koentjoro menegaskan forum tersebut bukan sekadar ruang diskusi. Menurutnya, forum ini menjadi wadah strategis untuk menyatukan gagasan, memperkuat solidaritas, dan membangun gerakan bersama perempuan lintas organisasi.

Sementara itu, Direktur Teknik Konservasi Tanah dan Reklamasi Hutan Kementerian Kehutanan, Sri Handayaningsih, menyebut ketahanan ekologis menjadi fondasi utama pembangunan nasional. Ia menilai isu lingkungan berkaitan langsung dengan agenda pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden.

“Ketahanan ekologis menjadi fondasi penting masa depan bangsa. Perempuan memiliki posisi strategis karena terlibat langsung dalam pengelolaan pangan keluarga, air, energi rumah tangga, hingga ekonomi berbasis masyarakat,” ujar Sri dalam keterangan tertulis yang diterima RRI.CO.ID di Jakarta, Minggu, 10 Mei 2026.

Menurutnya, perempuan memiliki kontribusi nyata dalam pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) sebagai bagian penting menjaga lingkungan. Perempuan juga berperan dalam rehabilitasi hutan dan lahan guna mendukung keberlanjutan ekosistem.

Selain itu, perempuan juga terlibat dalam pengembangan hasil hutan bukan kayu seperti kopi, madu, minyak atsiri, rotan, dan serat alam. Pengelolaan tersebut dinilai mampu meningkatkan ekonomi masyarakat tanpa merusak kelestarian hutan.

Sri juga menekankan pentingnya menjaga daerah aliran sungai sebagai penopang kehidupan. “Semua daratan terbagi dalam DAS, karena itu menjaga DAS berarti menjaga keberlangsungan seluruh sektor kehidupan,” katanya.

Selain isu lingkungan, forum ini juga menyoroti pentingnya kesiapan menghadapi transformasi digital dan perkembangan kecerdasan buatan. Perempuan dinilai perlu memiliki literasi digital yang kuat agar mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi global.

Direktur Utama Robotic Explorer Jully Tjindrawan menyatakan teknologi robotik dan AI kini menjadi bagian penting dalam pendidikan modern. Ia menilai penguatan literasi digital harus dimulai sejak dini untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Perempuan adalah pendidik utama dalam keluarga. Karena itu perempuan Indonesia harus melek digital, memahami AI, dan mampu menjadi agen perubahan dalam menghadapi perkembangan teknologi,” kata Jully.

Ia menambahkan era digital menghadirkan tantangan seperti penyebaran hoaks, perundungan siber, dan risiko penyalahgunaan data pribadi. Kondisi tersebut, lanjutnya, menuntut penguatan literasi digital keluarga agar mampu menghadapi berbagai risiko di ruang digital.

Namun di sisi lain, teknologi digital dan AI juga membuka peluang bagi perempuan dalam berbagai sektor. Peluang tersebut mencakup kewirausahaan digital, pendidikan, inovasi sosial, hingga kepemimpinan transformatif.

Forum Nasional Perempuan Indonesia menilai penguatan perempuan di bidang lingkungan dan teknologi harus berjalan beriringan. Dengan kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menciptakan pembangunan berkelanjutan dan memperkuat ketahanan bangsa di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....