BAZNAS Kembangkan Layanan Kurban Lebih Bermakna dan Berdampak
- 09 Mei 2026 12:56 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BAZNAS Kembangkan Layanan Kurban Lebih Bermakna dan Berdampak
- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membuka BAZNAS Fundraising Forum 2026 secara daring, Jumat, 8 Mei 2026
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membuka BAZNAS Fundraising Forum 2026 secara daring, Jumat, 8 Mei 2026. Forum ini mengusung visi “Kurban Experience: Memberi Makna Lebih untuk Indonesia”.
Forum ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam mengembangkan layanan kurban yang lebih bermakna dan berdampak bagi masyarakat. Membuka forum tersebut, Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, menekankan pentingnya penguatan ekonomi umat sebagai fondasi kemajuan bangsa.
“Maka kita ingin sekarang membangun visi baru, visi baru beragama adalah membangun ekonomi umat itu harus seserius. Sesungguh-sungguh kita ketika berpolitik, ketika menyelenggarakan haji, membangun masjid, sekolah, pesantren, dan rumah sakit,” jelas Sodik.
Ia juga menyampaikan, ke depan lembaganya akan fokus pada tiga hal utama. Yakni penguatan penghimpunan dana umat, pendayagunaan yang adil dan berdampak, serta percepatan digitalisasi secara terpadu.
Hal yang sama disampaikan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Abu Rokhmad. Ia menekankan pentingnya penguatan sinergi antara lembaga amil zakat (LAZ) dan para penyuluh agama untuk memperluas jangkauan layanan kurban.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam memperkuat syiar kurban. Hal ini agar mampu memberikan dampak sosial yang lebih luas bagi kesejahteraan umat.
Sementara itu, Pimpinan Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI, Rizaludin Kurniawan, menekankan pentingnya menghadirkan nilai spiritual dalam layanan kurban. Hal ini agar tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan.
“Fundraising kurban saat ini perlu kembali menguatkan nilai-nilai spiritual masyarakat. Dengan menyampaikan makna-makna keagamaan, filosofis, dan sosial secara utuh,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan layanan kurban dilakukan melalui peningkatan kualitas komunikasi, kanal pembayaran, percepatan digitalisasi, serta penguatan layanan amil. Termasuk transparansi pelaporan kepada pekurban.
Sementara itu, Pakar Digital Fundraising sekaligus Direktur Eksekutif LAZNAS Salam Setara, Ahmad Mujahid, menjelaskan pentingnya pemanfaatan platform digital. Menurutnya hal ini untuk memudahkan masyarakat dalam berkurban, termasuk melalui skema pembayaran yang lebih fleksibel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....