DPR Soroti Pengawasan Keselamatan Jalan Lintas Sumatra usai Bus ALS Terbakar
- 09 Mei 2026 05:43 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- DPR menyoroti lemahnya pengawasan keselamatan Jalinsum
- Kecelakaan Bus ALS menewaskan enam belas orang
- Jalan rusak diduga memicu kecelakaan maut di Muratara
RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI, Saadiah Uluputty menyoroti kecelakaan Bus ALS di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum). Bus itu terlibat kecelakaan menabrak truk BBM di Karang Jaya, Musi Rawas Utara, Kamis, 7 Mei 2026.
Akibat kecelakaan maut tersebut menewaskan 16 orang. Saadiah menilai kecelakaan tidak semata akibat kesalahan pengemudi.
“Keselamatan jalan tidak bisa hanya dilihat dari kesalahan pengemudi,” kata Saadiah dalam keterangannya yang diterima, Sabtu, 9 Mei 2026. Ia meminta negara bertanggung jawab terhadap infrastruktur dan sistem transportasi nasional.
Hasil kajian menunjukkan sopir Bus ALS menghindari lubang besar di Jalinsum Karang Jaya. Manuver itu membuat bus masuk jalur berlawanan lalu menghantam truk tangki BBM.
Benturan keras memicu kebakaran hebat hingga kedua kendaraan hangus terbakar. Lokasi kecelakaan disebut berada pada ruas jalan nasional dengan kondisi rusak.
Saadiah mengungkap hanya sekitar 33,45 persen jalan nasional Sumatra Selatan dalam kondisi baik. Ia menyebut kondisi tersebut bertolak belakang dengan laporan tingkat kemantapan jalan.
“Di lapangan masih banyak ruas jalan membahayakan pengguna jalan,” ujarnya. Ia juga menyoroti tidak adanya rambu peringatan di sekitar lokasi kecelakaan.
Menurutnya, marka jalan yang memudar meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Pengemudi dinilai kesulitan saat melakukan manuver mendadak pada malam hari.
Saadiah meminta pemerintah mengevaluasi pengawasan kendaraan pengangkut bahan berbahaya dan beracun. Ia menilai standar keamanan armada pengangkut BBM perlu diperketat segera.
“Kecelakaan kendaraan B3 harus memiliki mitigasi jauh lebih tinggi,” katanya. Ia meminta aparat mendalami tanggung jawab penyelenggara jalan dalam kasus tersebut.
Saadiah juga mendorong audit total jalan nasional pada jalur lintas provinsi. Ia meminta pemasangan rambu darurat dan perbaikan marka dilakukan berkala. (MCH)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....