APPMBGI Tekankan Pentingnya Penguatan Tata Kelola Program MBG
- 08 Mei 2026 13:07 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) menekankan pentingnya penguatan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Dewan Penasihat APPMBGI, Letjen TNI (Purn) Glenny H. Kairupan menyoroti perlunya standar nasional keamanan pangan, pengawasan berlapis, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memantau distribusi secara real time.
RRI.CO.ID, Jakarta - Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) menekankan pentingnya penguatan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dilakukan agar program MBG dapat berjalan presisi, disiplin, dan berkelanjutan.
“Program MBG bukan sekadar menyediakan makanan, tetapi menyangkut kualitas generasi masa depan Indonesia. Karena itu, tata kelolanya harus dibangun dengan presisi tinggi dan disiplin yang sangat kuat,” kata Dewan Penasihat APPMBGI, Letjen TNI (Purn) Glenny H. Kairupan saat diwawancarai awak media di Jakarta, Jumat, 8 Mei 2026.
Glenny menyoroti perlunya standar nasional keamanan pangan, pengawasan berlapis, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memantau distribusi secara real time. Menurutnya, tanpa sistem pengawasan yang ketat, program berskala besar seperti MBG berisiko menghadapi masalah serius, mulai dari keamanan pangan hingga inefisiensi anggaran.
“Program sebesar ini tidak bisa dikelola secara biasa. Harus ada standar nasional yang kuat, manajemen rantai pasok modern, serta akuntabilitas yang jelas,” kata Glenny menegaskan.
Glenny mendorong MBG dikembangkan sebagai ekonomi sirkular yang melibatkan petani, nelayan, UMKM Pangan hingga koperasi desa. Ia menilai pendekatan tersebut dapat menciptakan dampak ekonomi berlapis di daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
“MBG harus memberi manfaat ekonomi langsung kepada masyarakat. Semua pelaku lokal harus menjadi bagian dari ekosistemnya,” katanya.
Lebih lanjut, Glenny menyebut kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program MBG. Hal itu juga termasuk keterlibatan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat sipil dalam memperkuat tata kelola MBG secara nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....